Fakta Korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Lewat PT RNB, Eks Pegawai Ungkap Borok 'Perusahaan Ibu'
Mar 6, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published3 months ago
Duration4:33
Video IDT_lQCl46BpU
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views231
Likes0
Comments0
Engagement Rate0.00%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views0.00
Video Tags
Description
Terungkap modus korupsi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam pengadaan tenaga outsourcing di lingkungan Pemda Pekalongan, Jawa Tengah.
PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) didirikan pada tahun 2022 atau satu tahun setelah Fadia Arafiq menjabat sebagai Bupati Pekalongan.
Perusahaan tersebut didirikan sebagai perusahaan penyedia barang dan jasa yang aktif menjadi vendor di Pemkab Pekalongan.
Perusahaan tersebut dikenal sebagai 'Perusahaan Ibu' karena dikelola keluarga Fadia Arafiq.
Perusahaan tersebut dibentuk suami Fadia Arafiq, Mukhtaruddin Ashraff Abu dan anaknya Muhammad Sabiq Ashraff.
Berikut fakta-fakta Perusahaan PT RNB yang dikelola keluarga Bupati Pekalongan Fadia Arafiq:
1. ART Dijadikan Direktur RNB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap, dalam rangka memonopoli proyek pengadaan dan memuluskan aliran dana haram, Fadia diduga menyulap asisten rumah tangga (ART) pribadinya, Rul Bayatun menjadi Direktur PT Raja Nusantara Berjaya (RNB).
Penunjukan Rul Bayatun sebagai pimpinan perusahaan tersebut disinyalir hanyalah formalitas semata.
"Info terakhir yang kita dapat itu dia nyebutnya ART gitu ya. ART-nya FAR gitu. Informasi yang kita dapat," ungkap Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, Kamis (5/3/2026).
Asep mengatakan, dari hasil penyelidikan, Rul Bayatun mengaku sering mendapat perintah dari Fadia untuk menarik uang dari rekening perusahaan.
"Jadi RUL cuma diminta, diperintah FAR (Fadia Arafiq) misalnya, butuh uang sekian tarik tunai, ya, tarik dia dan uangnya diserahkan maka ada foto-foto dia habis tarik tunai itu diserahkan," ujarnya.
Uang yang ditarik Rul Bayatun kemudian diserahkan langsung kepada Fadia maupun ke orang kepercayaannya lainnya.
"Seperti ajudan. Sehingga layering-nya makin banyak, makin jauh," ucap Asep.
Baca berita di ------- http://bengkulu.tribunnews.com/
Follow Instagram --------- https://www.instagram.com/tribun_bengkulu/
Like fanspage --------- https://web.facebook.com/tribunbengkulu
Editor Video: Randa