Eco Station RWMF, Ketika Festival Musik Jadi Ruang Belajar Mengelola Sampah

Jul 7, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now
News PONTV
News PONTV

20.3K subscribers

View Channel

Video Overview

Video Details

Published1 week ago
Duration2:32
Video IDUf_06AsPP7s
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views4
Likes1
Comments0
Engagement Rate25.00%
Likes per 100 views25.00
Comments per 1K views0.00

Description

Kemeriahan Rainforest World Music Festival atau RWMF 2026 di Sarawak Cultural Village tidak hanya soal konser musik internasional. Di balik panggung megah, festival ini sukses menekan volume sampah hingga tiga puluh satu persen lewat operasional puluhan eco-station dan aksi relawan lingkungan. Eco-station yang tersebar di berbagai titik strategis kawasan festival ini menyediakan lima kategori tempat sampah, mulai dari logam, kaca, kertas, plastik, hingga sampah umum. Pengelola Ecogreen Sarawak Tourism Board, Kevin Nila, menyatakan seluruh sampah yang terpilah akan dikirim ke perusahaan daur ulang, sedangkan limbah organik diolah menjadi kompos pertanian. Selain shuttle bus gratis untuk menekan emisi, panitia juga menyediakan bambu khusus puntung rokok di smoking area agar tidak mencemari hutan hujan Borneo. Melalui gerakan ini, RWMF bukan lagi sekadar ajang hiburan, melainkan sarana edukasi budaya baru dalam menjaga alam di tengah ramainya wisatawan.

Related Videos

More videos from News PONTV