🔴LIVE: Usai Geledah Kantor Bupati Sukoharjo, KPK Keluar Bawa Tiga Koper Hitam

Jul 15, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published6 days ago
Duration2:53:10
Video IDUpfEXOqFQgc
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views3.2K
Likes9
Comments0
Engagement Rate0.28%
Likes per 100 views0.28
Comments per 1K views0.00

Video Tags

Description

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa tiga koper berwarna hitam usai melakukan penggeledahan di Kantor Bupati Sukoharjo, Selasa (14/7/2026). Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan pemerasan terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) yang menjerat Bupati Sukoharjo nonaktif, Etik Suryani. Pantauan TribunSolo.com, proses penggeledahan di kompleks Kantor Bupati Sukoharjo berlangsung selama beberapa jam. Penyidik mulai melakukan pemeriksaan sekitar pukul 10.00 WIB dan baru meninggalkan lokasi sekitar pukul 14.45 WIB. Saat keluar dari kantor, sejumlah penyidik terlihat membawa tiga koper berwarna hitam yang kemudian dimasukkan ke dalam kendaraan operasional KPK. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai isi koper maupun barang-barang yang diamankan selama proses penggeledahan. Selain Kantor Bupati Sukoharjo, tim KPK pada hari yang sama juga melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, di antaranya Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Gedung Menara Wijaya, serta Kantor Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKAD). Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukoharjo, Abdul Haris Widodo, mengaku tidak mengetahui secara pasti dokumen maupun barang bukti yang dibawa penyidik dari Kantor Bupati. "Dapat barang bukti atau tidak saya juga tidak tahu. Saya mendampingi dari sekitar pukul 09.00 sampai 10.00 WIB," kata Haris, Selasa (14/7/2026). Menurut Haris, dirinya hanya mendampingi penyidik KPK pada awal proses penggeledahan sehingga tidak mengetahui perkembangan pemeriksaan hingga selesai. Meski demikian, ia memastikan seluruh ruangan yang sebelumnya menjadi objek penggeledahan di Kantor Bupati telah selesai diperiksa dan kini sudah dapat kembali digunakan untuk aktivitas pemerintahan. "Tadi dari KPK menyampaikan kepada saya kalau ruangannya sudah selesai diperiksa, jadi sudah bisa digunakan kembali, termasuk ruang Bupati," jelasnya. Sebelumnya, ruang kerja Bupati Sukoharjo dan ruang rapat sempat dipasangi segel bertuliskan "Dalam Pengawasan KPK" sebagai bagian dari proses penyidikan. Setelah penggeledahan selesai dilakukan pada Selasa siang, segel tersebut telah dibuka sehingga aktivitas administrasi pemerintahan dapat kembali berlangsung seperti biasa. Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait hasil penggeledahan maupun isi tiga koper hitam yang dibawa dari Kantor Bupati Sukoharjo. Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari upaya penyidik melengkapi alat bukti dalam perkara dugaan pemerasan terhadap OPD yang saat ini masih terus dikembangkan. (*)

Related Videos

More videos from Tribun Solo Official