Peragakan 21 Adegan Pembacokan Geng Vozter di Kotabaru Ada Sosok Donatur di Balik Pelarian Tersangka

Jul 7, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published1 week ago
Duration2:54
Video IDVU3TvOB2Bg8
Languageid
CategoryEducation
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views1.3K
Likes18
Comments1
Engagement Rate1.41%
Likes per 100 views1.34
Comments per 1K views0.74

Description

JOGJA - Kepolisian Resor Jogjakarta (Polresta Jogja) menggelar reka adegan pembacokan anggota geng Trah Gendeng bernama Adelio Alvis Adhi Wijaya,17 di Kawasan Kotabaru, Kota Jogja yang terjadi pada 17 Mei 2026 lalu. Total ada 21 adegan yang diperagakan. Reka adegan dilaksanakan di Halaman Polresta Jogja pada Selasa (7/6/2026) dengan menghadirkan dua tersangka bernama Muhammad Yusuf Al Amin dan Lutfi Anang. Dua anggota geng Vozter itu memperagakan sebanyak 19 adegan. Mulai dari awal bertemu dengan korban hingga melarikan diri pasca pembacokan terhadap Adelio. Dari reka adegan tersebut terkuak bahwa korban menerima dua kali sabetan senjata tajam. Satu sabetan mengenai dada bagian kanan atas yang menjadi penyebab korban meninggal dunia. Dilakukan oleh tersangka Lutfi Anang. “Tadi total sekitar ada 19 adegan. Dimulai dari proses korban dan pelaku bertemu di daerah Jalan Magelang, hingga ke titik TKP depan SMA Negeri 3. Terakhir, posisi korban terjatuh di depan Gereja HKBP,” ujar Penjabat Sementara Kanit 3 Sat Reskrim Polresta Jogja Ipda Gara Kinarta Immanuel Purba saat ditemui. Meski disampaikan ada 19 adegan utama. Dalam proses rekonstruksi ada dua tambahan adegan yang dilakukan secara singkat. Yakni saat proses para saksi membawa korban dalam kondisi terluka ke mobil ambulans di depan Gereja HKBP Kotabaru. Sehingga total ada 21 adegan. Perihal latar belakang aksi keji tersebut, Gara menegaskan peristiwa itu murni dipicu oleh masalah sepele dan spontanitas di jalan. Itu terbukti saat proses reka adegan dimana para tersangka menanyai korban perihal nama sekolah di Perempatan Pingit. Namun dijawab oleh korban dengan kata kepo. Antara korban dengan para tersangka kemudian berlanjut pada aksi saling tantang di Bundaran Ditlantas Polda DIY. Kemudian dilanjutkan pengejaran oleh para tersangka dan berujung pembacokan di depan SMAN 3 Jogjakarta. “Dari perkara ini tidak ada unsur janjian ataupun unsur tawuran antar-geng,” ungkap Gara. Video : Elang K.D/RADAR JOGJA . Ikuti juga akun kami: Instagram : @radarjogja X : @radarjogja tiktok : jawaposradarjogja Website : radarjogja.jawapos.com/ . Alamat : Jl. Cendrawasih No.194 B, Manukan, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55283 Radar Jogja Channel tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE.

Related Videos

More videos from Radar Jogja Channel