AS Akui Sistem Pertahanan Kesulitan Cegat Semua Rudal Balasan dari Iran hingga Alami Kerugian Besar

Mar 6, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now
Tribunnews
Tribunnews

15.5M subscribers

View Channel

Video Overview

Video Details

Published2 months ago
Duration11:41
Video IDYIg4HT6P2TY
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views8K
Likes102
Comments14
Engagement Rate1.45%
Likes per 100 views1.27
Comments per 1K views1.75

Description

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Pejabat pemerintahan Amerika Serikat mengakui bahwa sistem pertahanan udaranya tidak mampu mencegat seluruh drone serang milik Iran. Pengakuan tersebut disampaikan dalam rapat tertutup kepada anggota Kongres di Capitol Hill pada Selasa (3/3/2026). Dalam pertemuan itu, pejabat pemerintah menyebut drone serang satu arah Iran menjadi tantangan besar bagi sistem pertahanan udara modern. Drone tersebut memiliki pola terbang berbeda dibandingkan rudal balistik sehingga lebih sulit dideteksi dan dicegat. Situasi ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu kekhawatiran meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah. Pejabat dari pemerintahan Donald Trump menjelaskan bahwa drone Iran, khususnya jenis Shahed drone, menjadi ancaman serius bagi pertahanan udara. Drone tersebut dapat terbang rendah dan memiliki biaya produksi relatif murah sehingga bisa diluncurkan dalam jumlah besar. Kondisi ini dinilai dapat menyulitkan sistem pertahanan udara Amerika Serikat dalam menghadapi serangan secara bersamaan. Para pejabat juga menilai taktik penggunaan drone murah secara massal menjadi strategi baru dalam peperangan modern. Oleh karena itu, militer Amerika Serikat disebut tengah mengkaji peningkatan teknologi pertahanan udara untuk menghadapi ancaman tersebut. Kekhawatiran juga muncul bahwa konflik yang terus memanas dapat memicu eskalasi militer lebih luas di Timur Tengah. (Tribun-Video.com) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul CENTCOM Buru Peluncur Rudal Bergerak Iran, Kekuatan Misil Balistik Diklaim Turun 86 Persen, https://www.tribunnews.com/internasional/7800151/centcom-buru-peluncur-rudal-bergerak-iran-kekuatan-misil-balistik-diklaim-turun-86-persen Sumber: https://internasional.kompas.com/read/2026/03/06/063116670/as-akui-kewalahan-perang-lawan-iran-kesulitan-cegat-semua-drone Program: Live Tribunnews Update Host: Anggraheni Widya Witari Editor Video: Fachri Ikhsan Indarto #viory

Related Videos

More videos from Tribunnews