Renungan Harian Suara Alfa Omega - Sabtu, 4 April 2026
Apr 3, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published2 months ago
Duration2:37
Video IDYNzP7rcRSNs
Languageid
CategoryNonprofits & Activism
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views336
Likes46
Comments2
Engagement Rate14.29%
Likes per 100 views13.69
Comments per 1K views5.95
Description
*_Sabtu, 04 April 2026_*
*BERTINDAK MELALUI DOA*
_“Pada waktu korban petang bangkitlah aku dan berhenti menyiksa diriku, lalu aku berlutut dengan pakaianku dan jubahku yang koyak-koyak sambil menadahkan tanganku kepada TUHAN, Allahku.“ ( Ezra 9:5 )_
Bertemu dengan orang-orang yang pernah membuat keputusan salah dalam memilih pasangan hidup membuat kita belajar pentingnya menjalani hidup dalam tuntunan Tuhan. Pasangan hidup adalah orang terdekat yang akan memberi pengaruh bagi kita, entah positif atau negatif. Pendapat orang tua dan pemimpin rohani jangan diabaikan karena ada standar yang Firman Tuhan berikan untuk membawa kita pada pernikahan yang dikenan Tuhan.
Problem kawin campur yang terjadi di kalangan bangsa Israel mulai dari para pemimpin sampai pada rakyatnya menjadi kemarahan dan kesedihan terdalam di hati Ezra. Ketika para pemuka menyampaikan kondisi ini kepada Ezra, hatinya begitu hancur karena hal tersebut adalah dosa di hadapan Tuhan. Sebab Tuhan sudah memberikan larangan bagi bangsa Israel untuk tidak melakukan kawin campur dengan bangsa-bangsa yang tidak mengenal TUHAN. Ezra tertegun dan duduk dalam diam dengan pakaian yang dikoyakkan sampai waktu korban petang tiba. Saat itulah emosinya mulai stabil dan ia berlutut sambil mengangkat tangan dan berdoa. Ia menghitungkan dirinya bersama semua pemimpin dan rakyat yang telah berdosa. Ia mengakui dosa bangsanya di hadapan Tuhan sambil memohon belas kasihan Tuhan. Ezra bertindak melalui doanya sehingga seluruh jemaah Israel pun bertobat dengan menangis di hadapan Tuhan serta memperbaharui janji mereka untuk setia pada Tuhan.
Jika kita pernah membuat keputusan yang salah terutama saat memilih pasangan hidup, sehingga ada banyak konflik dan kekacauan yang terjadi dalam rumah tangga, mari bertindak melalui doa, akui kesalahan kita dan bertobat serta minta anugerah-Nya. Tuhan bekerja di dalam segala sesuatu untuk kebaikan kita. (YP-02)
_*Doa:* Bapa di surga, kami datang dan mohon ampun atas dosa dan kesalahan kami di masa lalu. Roh Kudus kami percaya Engkau selalu bekerja dan mampu memulihkan keadaan kami. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami sudah berdoa. Amin._