Usai Bertemu Xi Jinping, Sikap Trump Melunak, Tak Lagi Tuntut Iran Hentikan Nuklir Permanen
May 16, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published2 months ago
Duration0:10
Video IDYk4vVbKYW4k
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short
Performance Metrics
Views5.4K
Likes18
Comments0
Engagement Rate0.33%
Likes per 100 views0.33
Comments per 1K views0.00
Video Tags
Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunjukkan perubahan sikap signifikan terkait isu nuklir Iran.
Dalam pernyataannya, Trump menyatakan kesediaan menerima penangguhan program nuklir Iran selama 20 tahun, setelah sebelumnya bersikeras menuntut penghentian permanen.
Pernyataan ini disampaikan Trump kepada awak media di atas pesawat kepresidenan Air Force One usai pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing.
Ia menegaskan kedua negara sepakat bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan harus membuka kembali Selat Hormuz, jalur vital perdagangan minyak dunia.
Ketika seorang jurnalis melontarkan pertanyaan apakah durasi 20 tahun tersebut dirasa cukup, Trump tampak menyetujuinya dengan memberikan catatan khusus.
"Dua puluh tahun sudah cukup, tetapi tingkat jaminan dari mereka, dengan kata lain, harus benar-benar 20 tahun," ujar Trump seperti dikutip dari BBC, Sabtu (16/5/2026).
Meski demikian, Trump juga menegaskan bahwa kesabarannya terhadap Iran mulai menipis lantaran belum ada tanda-tanda kemajuan yang berarti dalam proses perundingan.
Padahal sebelumnya, Trump bersikeras agar Iran menyetop pengayaan uranium mereka secara permanen guna mengeliminasi potensi ancaman nuklir di masa depan.
Editor: Jofan Giantirta
Uploader: Jofan Giantirta
#donaldtrump #xijinping #nukliriran #china #amerikaserikat #konfliktimurtengah