🔴LIVE: Penikaman Sopir Mikro di Pasar Swalayan Manado, Pelaku Langsung Menyerahkan Diri ke Polisi
Jun 8, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published1 month ago
Duration1:27:49
Video IDYoWgFkWf8OA
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views176
Likes6
Comments0
Engagement Rate3.41%
Likes per 100 views3.41
Comments per 1K views0.00
Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM- Insiden berdarah terjadi di depan Jumbo Pasar Swalayan Manado atau Pasar 45 Manado pada Sabtu (6/6/2026) sekira pukul 14.00 WITA.
Seorang pria bernama Ferry Maweru alias Pheyy ditikam orang dua pria, yakni BD alias Bombi (25) dan ND alias Nelson (23).
Kasat Reskrim Polresta Manado, AKP Elwin Kristanto, menjelaskan, peristiwa itu diduga bermula dari perselisihan antara korban dan kedua pelaku.
Diketahui, korban dan pelaku sama-sama bekerja sebagai sopir angkutan umum (mikro).
Dilaporkan, korban mencegat Bombi dan Nelson yang kala itu tengah mengemudikan mikro mereka.
Mengejutkannya, korban diduga melakukan penganiayaan dengan memukul wajah salah satu pelaku.
Meski sempat terjadi ketegangan, kedua pelaku kemudian meninggalkan lokasi.
Tak lama setelah kejadian itu, korban disebut kembali menghubungi Bombi dan Nelson.
Pheyy disebut mengajak Bombi dan Nelson untuk bertemu kembali dengan tujuan untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi.
Namun, saat di lokasi kejadian, situasi justru memanas.
Pheyy disebut melakukan penyerangan terlebih dahulu terhadap kedua pelaku.
Ia dilaporkan menyerang salah satu pelaku dengan senjata tajam jenis pisau.
Serangan Pheyy itu berhasil ditangkis dan memicu ketegangan.
Kedua pelaku kemudian melakukan perlawanan dengan menikam korban beberapa kali.
Pheyy yang mengalami luka serius kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun sayang, nyawa korban tak tertolong.
Usut punya usut, rupanya setelah kejadian penikaman itu, kedua pelaku langsung menyerahkan diri ke polisi.
Bombi dan Nelson disebut mendatangi Polresta Manado sambil membawa senjata tajam yang digunakan dalam aksi penikaman tersebut.
Kepada polisi, Bombi dan Nelson memberikan kesaksian menganai insiden tersebut.
(Tribun-Video.com/TribunManado)
Artikel ini telah tayang di TribunManado.co.id dengan judul Kronologi Penikaman di Depan Jumbo Pasar Swalayan Manado, Korban Telepon Pelaku Minta Datang ke TKP, https://manado.tribunnews.com/manado/....
Program: Live Tribunnews Update
Host: Isti Ira Kartika Sari
Editor Video: Anggraini Puspasari, Reka Alfa Dwi Putri
Video Production:
Relay: Vito