🔴SISWA SD DI NTT AKHIRI HIDUP, GUBERNUR AKUI MALU, SEBUT NEGARA GAGAL URUS WARGA

Feb 5, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published4 months ago
DurationP0D
Video IDZHzeBfhrHNA
Languageid
CategoryPeople & Blogs
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short

Performance Metrics

Views332
Likes0
Comments0
Engagement Rate0.00%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views0.00

Description

Kasus seorang siswa SD, berinisial YBR (10) yang mengakhiri hidup karena tidak mampu membeli buku dan pena di NTT tengah menjadi perhatian publik. Kondisi ini dinilai mencerminkan kemiskinan struktural yang dialami sebagian warga. Keluarganya hidup dalam tekanan ekonomi panjang, namun tak mendapat bantuan pemerintah. Kepala SD Negeri Rutojawa, Maria Ngene, mengatakan, YBR belum pernah menerima bantuan pendidikan. Termasuk Program Indonesia Pintar atau PIP, sejak kelas 1 sampai kelas 3, karena YBR tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan atau NIK. “Sejak kelas satu sampai kelas tiga dia belum menerima bantuan karena belum memiliki Nomor Induk Kependudukan,” katanya, saat ditemui TribunFlores.com, Rabu (4/2/2026). Sekolah kemudian menyarankan YBR dimasukkan ke Kartu Keluarga neneknya karena ibunya masih tercatat di KK Kabupaten Nagekeo. Baru saat kelas 3, YBR masuk KK neneknya dan tahun ini sekolah mengusulkannya sebagai penerima PIP. “Baru saat kelas tiga dia masuk Kartu Keluarga neneknya, karena ibunya masih terdaftar di Nagekeo,” kata Maria. Dana bantuan sebesar 450 ribu rupiah sudah tercatat di rekening, namun pencairan gagal karena perbedaan domisili KTP ibunya. Sementara, Gubernur NTT, Melki Laka Lena, mengaku malu dengan kasus ini. Ia menyebut ini bukti negara gagal mengurusi warganya. "Malu saya sebagai gubernur. Masa ada warga yang meninggal karena hal seperti ini," katanya. Menurut Gubernur, kematian YBR menunjukkan kegagalan sistem sosial, keagamaan, dan pemerintahan. "Pranata agama gagal, pranata sosial gagal, pemerintahan juga gagal," ujarnya. Ia menegaskan, kemiskinan tidak seharusnya sampai merenggut nyawa warga negara. #ntt #siswasdntt #sdntt #gubernurntt #pip #bansos #wargamiskin Simak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/ Simak Video Viral lainnya https://www.youtube.com/@VideoTribunPontianak Program: Live Update Host: Umi Wakhidah Sumber: Tribunnews.com Uploader: Anesh Viduka ‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLdWgm9WtBzrkP5OS1K Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Follow us: Instagram: https://www.instagram.com/tribunpontianak/ Facebook: https://www.facebook.com/TribunPontianakInteraktif/ Twitter: https://twitter.com/tribunpontianak TikTok: tiktok.com/@tribunpontianak Terima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.

Related Videos

More videos from Tribun Singkawang