Rahasia 50 Tahun Ramayana Ballet Tetap Eksis | Pak Dahana Ungkap Semuanya

Apr 3, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published2 months ago
Duration31:13
Video IDZM9_aDqWrM0
Languageid
CategoryPeople & Blogs
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views73
Likes4
Comments0
Engagement Rate5.48%
Likes per 100 views5.48
Comments per 1K views0.00

Description

Di episode Kota Seni Kita kali ini, Kus Indarto mengajak kita berbincang hangat dengan Pak Dahana, sosok inspiratif di balik berdirinya Ramayana Ballet Purawisata Yogyakarta yang Agustus tahun ini genap merayakan hari jadinya yang ke-50! Berawal dari ide sederhana di tahun 1976 berupa pentas ekstra 15 menit demi menghidupi para seniman wayang orang, pertunjukan ini sukses berevolusi menjadi atraksi wisata ikonik. Pak Dahana membagikan kisah luar biasa bagaimana panggung mereka pantang tutup layar—bahkan saat melewati krisis moneter '98, gempa bumi dahsyat 2006, hingga harus berjuang bangkit dari hantaman pandemi—sebagai bentuk komitmen tak tergoyahkan pada pelestarian seni budaya. Penasaran apa saja inovasi yang bikin pertunjukan ini tetap relevan di era modern? Temukan jawabannya di video ini, mulai dari atraksi Hanoman Obong yang kini makin spektakuler dengan efek api dan kembang api, hingga aksi menggemaskan "pasukan kera cilik" yang menjadi ruang regenerasi alami. Buat kamu yang ingin menonton langsung dengan aman dan nyaman, Ramayana Ballet kini rutin pentas 4 kali seminggu (Senin, Rabu, Jumat, Sabtu) lho! Tonton videonya sampai habis untuk tahu rahasia mendapatkan tiket ramah kantong khusus wisatawan domestik dan pelajar! Halo, ketemu lagi dengan saya Kus Indarto di acara Kota Seni Kita, sebuah "new video" yang membincangkan banyak hal tentang "visual art". Bersama narasumber, kami membahas "art education" dan bagaimana hal itu membentuk "amazing art" di Indonesia. Jangan lewatkan "art exhibition" seru yang kami bahas di episode ini!

Related Videos

More videos from TVRI Yogyakarta Official