DUH, TNI Diduga Intimidasi Petani di Lahan Eks HGU Tasikmalaya
Jun 21, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published6 days ago
Duration2:53
Video IDZgOgH1CWeJw
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views159
Likes3
Comments5
Engagement Rate5.03%
Likes per 100 views1.89
Comments per 1K views31.45
Description
#tribuntimur #tribunviral
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
DUH, TNI Diduga Intimidasi Petani di Lahan Eks HGU Tasikmalaya
TRIBUN-TIMUR.COM - Personel TNI diduga melakukan tindakan intimidasi terhadap sejumlah petani yang tergabung dalam Serikat Petani Pasundan (SPP) di wilayah Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, pada Kamis (18/6/2026).
Rekamannya ramai beredar di Instagram.
Sebanyak 30 anggota dari Koramil Cineam dan Kodim 0612/Tasikmalaya mendatangi lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Wiria Cakra dengan maksud meminta para penggarap meninggalkan lokasi tersebut.
Pihak aparat menyatakan bahwa lahan seluas 368 hektare tersebut akan dialihfungsikan untuk program pertanian batalyon.
Namun, para petani tetap bertahan mengelola area tersebut.
Menanggapi video peristiwa yang viral di media sosial tersebut, Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat saat ini sedang melakukan penelusuran untuk memverifikasi informasi di lapangan.
Sementara itu, pihak petani telah mengirimkan surat kepada Kementerian Pertahanan guna meminta perlindungan agar tidak terjadi benturan antara aparat dan rakyat yang sedang memperjuangkan hak atas tanah.(*)
Editor Video: A. Syahrul Khair
Narator: Nur Fajriani R
Naskah: Nur Fajriani R
Sumber: https://www.instagram.com/reel/DZzshvtyK48/?igsh=MW00ZTdnenU1OXo1dw==
Update info terkini via http://tribun-timur.com/
Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks
YouTube business inquiries: 081144407111
Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur
Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur