Kapal Rusia Tenggelam Misterius, Bawa Reaktor Nuklir Korut?
May 14, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published1 month ago
Duration3:39
Video IDZkPPDI-cNC4
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views334
Likes3
Comments0
Engagement Rate0.90%
Likes per 100 views0.90
Comments per 1K views0.00
Video Tags
Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
Sebuah kapal kargo Rusia bernama Ursa Major dilaporkan tenggelam secara misterius di Laut Mediterania dekat perairan Spanyol.
Insiden tersebut langsung memicu perhatian internasional setelah muncul dugaan bahwa kapal itu membawa komponen reaktor nuklir yang kemungkinan ditujukan untuk Korea Utara.
Investigasi yang berkembang dari laporan media internasional menyebut kapal tersebut mengalami serangkaian ledakan misterius sebelum akhirnya karam di laut dalam.
Dugaan sabotase, operasi intelijen rahasia, hingga keterlibatan kekuatan militer asing kini mulai mencuat dalam kasus tersebut.
Kapal Ursa Major diketahui tenggelam pada akhir Desember 2024 di kawasan Laut Mediterania bagian barat.
Berdasarkan hasil penyelidikan yang dikutip sejumlah media internasional, kapten kapal disebut mengakui bahwa muatan kapal berkaitan dengan dua komponen reaktor nuklir yang memiliki kemiripan dengan sistem yang digunakan kapal selam Rusia.
Informasi tersebut kemudian memunculkan dugaan bahwa teknologi sensitif itu sedang dikirim menuju Korea Utara.
Kecurigaan menguat karena pelayaran kapal terjadi di tengah meningkatnya hubungan militer Rusia dan Korea Utara dalam konflik Ukraina.
Penyelidik Spanyol disebut mulai mempertanyakan jalur pelayaran kapal yang dianggap tidak lazim.
Secara resmi kapal tercatat menuju Vladivostok di Rusia Timur Jauh. Namun sejumlah analis menilai rute dan jenis muatan yang dibawa terasa janggal untuk kebutuhan domestik Rusia.
Selain membawa dua objek besar yang diduga komponen reaktor, kapal tersebut juga mengangkut derek berat dan puluhan kontainer kosong.
Penulis: Fachri Mahayupa
Editor: Djohan Nur
Uploader: Djohan Nur