DPR dan Ekonom Bicara Kenaikan Harga Pertamax, Jadi Tekanan Terbesar Kelas Menengah?

Jun 11, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published1 month ago
Duration12:26
Video ID_wPVgJPZA7Q
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views5.3K
Likes0
Comments38
Engagement Rate0.72%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views7.21

Description

KOMPAS TV Kenaikan harga Pertamax yang mencapai hampir Rp4.000 per liter diprotes para pengguna kendaraan. Sejumlah warga memutuskan kembali beralih ke Pertalite karena tingginya harga Pertamax. Sejumlah mahasiswa HMI menolak kenaikan harga BBM non-subsidi di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Aksi unjuk rasa sempat berlangsung ricuh. Massa mahasiswa terlibat saling dorong dengan polisi yang hendak membubarkan aksi tersebut. Massa menolak kenaikan harga BBM Pertamax yang dinilai terlalu mahal dan akan berimbas pada melemahnya daya beli masyarakat. Akibat kenaikan harga BBM non-subsidi, sejumlah pengendara mencari cara untuk tetap menjaga daya beli. Sebagian pengendara motor yang selama ini menggunakan Pertamax memilih beralih ke Pertalite. Namun, ada pula yang memilih bertahan menggunakan Pertamax karena tidak memiliki pilihan lain. Ketua Komisi XI DPR Fraksi Golkar, Mukhamad Misbakhun, menilai kenaikan harga Pertamax dipastikan memberikan tekanan terhadap inflasi, meski besarannya masih dalam tahap penghitungan. Misbakhun mengatakan pemerintah tengah menyiapkan skema stimulus untuk mengantisipasi dampak kenaikan tersebut. Sementara itu, Ekonom CORE Indonesia, Dipo Satria Ramli, menilai kenaikan harga BBM jenis Pertamax akan sangat berdampak pada menurunnya daya beli kelompok masyarakat kelas menengah. Padahal, kelas menengah menjadi salah satu faktor penting pertumbuhan ekonomi karena menyumbang konsumsi rumah tangga terbesar. Pertamina Patra Niaga menaikkan harga BBM jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter, sedangkan Pertamax Green menjadi Rp17.000 per liter. Lantas, stimulus apa yang bisa diberikan pemerintah kepada warga kelas menengah untuk menjaga daya beli? Kita bahas bersama Ekonom Profesor Ferry Felatuhihin dan Anggota Komisi XII DPR Fraksi Gerindra, Ramson Siagian. #bbm #pertamax #pertamina #ekonomi #bbmnonsubsidi Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini dan terlengkap, yuk subscribe channel YouTube Kompas TV Lampung! Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: https://www.kompas.tv.

Related Videos

More videos from KOMPASTV LAMPUNG