🔴LIVE: Kenaikan BBM 1 April, Bahlil Masih Menunggu Keputusan Presiden Prabowo
Mar 31, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published2 months ago
Duration1:15:15
Video IDaAw_kMbtz5Q
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views247
Likes2
Comments0
Engagement Rate0.81%
Likes per 100 views0.81
Comments per 1K views0.00
Video Tags
Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjawab isu kenaikan harga BBM Pertalite dan Solar mulai 1 April 2026.
Bahlil mengatakan hingga saat ini harga BBM subsidi di dalam negeri masih stabil, sehingga pemerintah belum mengambil keputusan terkait kenaikan harga.
Bahlil mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat kelas bawah sebelum mengambil keputusan terkait kenaikan harga BBM.
Menteri ESDM meminta kepada publik untuk bersabar dan menunggu keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto.
Bahlil menjelaskan bahwa BBM non-subsidi tetap mengikuti harga pasar dan diperuntukkan bagi masyarakat mampu, sehingga tidak menjadi beban negara.
Menurut Bahlil, harga minyak dunia saat ini menembus 115 dollar Amerika Serikat (AS) per barel.
Namun pemerintah menegaskan harga BBM subsidi belum naik untuk menjaga daya beli masyarakat.
Bahlil memahami tekanan geopolitik global membuat harga minyak mentah melonjak tinggi.
Akan tetapi pemerintah tetap mengupayakan stabilitas di dalam negeri.
Sementara itu, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, mengatakan Indonesia berada pada posisi tak mudah terkait kapal Pertamina yang masih tertahan di Selat Hormuz, Iran.
“Dalam konteks ini, Indonesia berada dalam posisi yang dilematis,” kata Hikmahanto, Minggu (29/3/026).
Di satu sisi, Indonesia ingin kapal tankernya dapat melintas di Selat Hormuz demi kepentingan nasional.
Namun di sisi lain, langkah tersebut berisiko membuat Indonesia dianggap berpihak dan dipersepsikan sebagai lawan oleh Amerika Serikat.
“(Tapi) kan sudah diberi lampu hijau (oleh Iran), tinggal masalah teknis saja kok,” tegas dia.
Dalam konteks ini, ia menjelaskan bahwa Iran secara efektif mengendalikan jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Kapal tanker dari sejumlah negara masih diizinkan melintas tanpa gangguan.
Iran mengelompokkan negara menjadi “hostile states” (negara musuh) dan “non-hostile states” (bukan musuh) untuk menentukan kapal mana yang boleh melintas.
Sejumlah negara yang diizinkan melintas antara lain Rusia, China, Pakistan, India, Thailand, Malaysia, dan belakangan Indonesia.
Sementara Turki mendapat akses terbatas.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bahlil Jawab Isu Harga BBM Naik 1 April: Bapak Presiden Punya Hati Buat Rakyat, https://www.tribunnews.com/bisnis/781....
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
Program: Tribunnews Update
Host: Umi Wakhidah
Editor Video: dharma aji yudhaningrat
Uploader: Bintang Nur Rahman/Facgni Rachman
Reporter: Igman Ibrahim
#kenaikanbbm #bahlillahadalia #presidenprabowo