Penyebab Suami Penuh Kesusahan

Jun 6, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published1 month ago
Duration0:51
Video IDaDBv9z0S68U
Languageid
CategoryEducation
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short

Performance Metrics

Views9.3K
Likes1.4K
Comments3
Engagement Rate14.60%
Likes per 100 views14.57
Comments per 1K views0.32

Description

"Penyebab Hidup Suami Penuh Kesusahan Kadangkala seorang lelaki mengeluhkan hidupnya yang sempit. Rezeki terasa berat, hati tidak tenang, urusan rumah tangga penuh masalah, usaha sering gagal, dan keberkahan seperti dicabut dari kehidupannya. Namun sayangnya, dia sibuk mencari sebab ke sana kemari, sementara ada kewajiban besar yang justru dia lalaikan: nafkah terhadap orang-orang yang berada di bawah tanggungannya. Istri dan anak bukan hanya membutuhkan makan dan pakaian, tetapi mereka memiliki hak yang diwajibkan oleh Allah atas pundak seorang suami dan ayah. Ketika seorang lelaki menelantarkan nafkah, padahal dia mampu, maka dia sedang membuka pintu dosa dan kezhaliman dalam rumah tangganya sendiri. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: كَفَى بِالْمَرْءِ إِثْمًا أَنْ يُضَيِّعَ مَنْ يَقُوْتُ. ""Seseorang sudah cukup berdosa bila menyia-nyiakan siapa yang wajib diberinya makan."" (HR. Muslim (no. 996), kitab az-Zakaah) Banyak lelaki begitu mudah menghamburkan uang untuk hobinya, tongkrongannya, rokoknya, motornya, atau kesenangan pribadinya. Namun ketika istri meminta kebutuhan rumah, dia marah. Ketika anak butuh biaya, dia merasa terbebani. Padahal bisa jadi kesempitan hidup yang dia rasakan adalah hukuman akibat melalaikan kewajiban yang paling mendasar. Bagaimana mungkin mengharap keberkahan harta sementara ada istri yang menangis karena kebutuhan rumah tak dipenuhi? Bagaimana berharap hidup lapang sementara anak-anaknya hidup dalam kekurangan padahal dia mampu membantu mereka? Allah tidak akan menyamakan antara lelaki yang bertanggung jawab dengan lelaki yang menelantarkan amanah. Nafkah yang diberikan kepada keluarga bukan harta yang hilang. Justru itu termasuk sedekah yang paling besar pahalanya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, أفْضَلُ دِينَارٍ يُنْفقُهُ الرَّجُلُ: دِينَارٌ يُنْفِقُهُ عَلَى عِيَالِهِ “Dinar yang paling utama yang dibelanjakan oleh seseorang adalah dinar yang ia belanjakan untuk keluarganya.” (HR. Muslim no. 994) Maka para suami hendaknya takut kepada Allah. Jangan sampai sibuk mencari rezeki ke sana kemari, namun lupa bahwa keberkahan rezeki itu sangat terkait dengan bagaimana dia memperlakukan keluarganya. Bisa jadi bukan penghasilan yang kurang, tetapi tanggung jawab yang tidak ditunaikan. Bisa jadi bukan rezeki yang sempit, tetapi dosa menelantarkan keluarga yang membuat hidup terasa berat dan penuh kesusahan. Simak kajian selengkapnya dengan judul, ""Kitab Fikih Keluarga - Bukan Sekadar Berpisah"" Link kajian, https://youtu.be/EF_Thf8GSfM?si=x8a0FOajhTaeW3RI === 𝐒𝐩𝐨𝐧𝐬𝐨𝐫𝐞𝐝 𝐛𝐲: Deswina Black Attire ✨ Tampil Anggun & Syar'i Bersama @deswinablack 🖤 Temukan koleksi busana muslimah elegan yang nyaman dipakai setiap hari. 📦 Ready stock | 💨 Fast response | 📍Trusted seller 🛍️ Yuk, upgrade gaya hijrahmu sekarang! —— Ikuti Kami Pada Media Platform Yang Lain: instagram : @syafiqrizabasalamah_official Facebook : Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah M.A Youtube : @SyafiqRizaBasalamahOfficial TIktok : syafiqrizabasalamah_ X : @ustadzsyafiq Whatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029VaFZpIv2ER6gn4YkJy1t Telegram : https://t.me/SRB_Official === #syafiqrizabasalamah #syafiqrizabasalamah_official #ustadzsyafiqbasalamah #ustadzsyafiqrizabasalamah #hijrah #videodakwah"

Related Videos

More videos from Syafiq Riza Basalamah Official