Kian Ramai, Warga Rela Datang Lebih Awal demi Dapat Takjil di Kantor Gubernur Kaltim
Mar 7, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published4 months ago
Duration2:47
Video IDaN8Nt5ulTDU
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views317
Likes3
Comments7
Engagement Rate3.15%
Likes per 100 views0.95
Comments per 1K views22.08
Video Tags
Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Suasana di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Jalan Gajah Mada, Kota Samarinda, Sabtu (7/3/2026) siang, tampak begitu padat.
Memasuki hari kesepuluh pembagian takjil gratis oleh Pemprov Kaltim, ribuan warga sudah tumpah ruah di trotoar sejak siang hari, semuanya berharap bisa membawa pulang makanan untuk berbuka puasa.
Pantauan di lokasi sekitar pukul 13.36 WITA, antrean dibagi menjadi dua jalur agar tetap tertib, jalur kiri untuk warga yang membawa motor, dan jalur kanan untuk pejalan kaki.
Petugas Satpol PP pun tampak sibuk berjaga di beberapa titik untuk memastikan kerumunan tetap dalam kendali.
Di tengah antrean, ada Ninik, warga Sungai Kunjang, yang ikut mengantre. Ninik mengaku ini adalah kali kelimanya mengikuti pembagian takjil sejak program dimulai pada 26 Februari lalu.
Dia bilang, inisiatif Pemprov Kaltim ini cukup membantu warga yang membutuhkan.
"Sebenarnya tanggapannya ya positif banget, sangat membantu bagi warga yang kekurangan mas, karena penyajiannya juga cukup baik, layak dikonsumsi dan bergisi memang," ucap Ninik.
Ninik bercerita, jika sebelumnya pada awal periode pembagian ia bisa datang saat tengah hari, kini ia harus lebih sigap datang sejak pukul 11.00 WITA.
Ia sadar, makin hari makin banyak orang yang tahu soal pembagian takjil ini, sehingga ia harus datang lebih awal agar tidak kehabisan.
"Kalau hari pertama itu masih di atas jam 12 antrianya, karena sekarang kan banyak orang yang sudah tahu, jadinya kalau nggak lebih awal kita nggak kebagian gitu," ungkapnya.
Bagi Ninik, panasnya terik matahari bukanlah penghalang. Ia justru menikmati momen mengantre ini sebagai bagian dari hiburan sekaligus ajang meramaikan suasana bulan suci Ramadan.
Menurutnya, mendapatkan paket nasi lengkap dengan lauk "4 sehat 5 sempurna" serta kudapan ringan sudah sangat disyukuri.
"Kalau orang yang mampu mungkin nggak mau, kalau kita kan orang yang kurang mampu jadi mau aja gitu," tuturnya.
Nantinya, lanjut Ninik, paket takjil tersebut akan ia bawa pulang untuk menu berbuka puasa bersama sang buah hati di rumah.
"Kebetulan kami hanya berdua dan konsumsi berdua, cukup," pungkasnya.(*)
REPOTER: Raynaldi Paskalis
VIDEOGRAFER: Raynaldi Paskalis
Editor: Raynaldi Paskalis
Uploader: Faizal Amir
Jangan lupa follow akun-akun sosial media tribunkaltim.co untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:
YouTube: https://www.youtube.com/@tribunkaltimofficial
Facebook: https://web.facebook.com/TribunKaltim.co
Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaAdSxwHVvTbruIloW3H
TikTok: https://www.tiktok.com/search?q=tribunkaltim&t=1753583808431
Instagram: https://www.instagram.com/tribunkaltim/
X.com: https://x.com/tribunkaltiml