Mentan Amran Bongkar Dugaan Mafia Pertanian: Proyek Fiktif, ASN Korup, & Benih Bermasalah Rp3,3 M

May 19, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published2 months ago
Duration7:41
Video IDb4epYr77k7E
Languageid
CategoryFilm & Animation
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views502
Likes18
Comments6
Engagement Rate4.78%
Likes per 100 views3.59
Comments per 1K views11.95

Description

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman membongkar tiga dugaan praktik mafia dan penyelewengan di sektor pertanian yang kini tengah didalami aparat penegak hukum. Dugaan tersebut meliputi penipuan proyek berkedok jaringan Kementerian Pertanian, penyalahgunaan anggaran oleh oknum ASN, hingga permainan program bantuan benih kelapa dengan potensi kerugian negara mencapai Rp3,3 miliar. Dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/5/2026), Mentan Amran menegaskan pemerintah tidak akan memberi ruang bagi mafia proyek maupun pihak yang mencoba memanfaatkan program pertanian untuk kepentingan pribadi. Menurutnya, penegakan hukum menjadi bagian penting dalam menjaga program swasembada pangan nasional tetap berjalan bersih dan tepat sasaran. Kasus yang diungkap antara lain dugaan penipuan proyek dengan modus meminta uang hingga ratusan juta rupiah mengatasnamakan Kementan, pemecatan ASN yang diduga menyelewengkan anggaran hampir Rp500 juta, hingga temuan kekurangan 136.795 batang benih kelapa di lima wilayah yang berdampak pada program hilirisasi dan kepentingan petani. Mentan Amran memastikan seluruh kasus akan diusut tuntas bersama Inspektorat Jenderal, kepolisian, dan Satgas Pangan. Ia juga menegaskan siapa pun yang terbukti terlibat, termasuk dari internal Kementan, akan diproses hukum tanpa kompromi. #BerantasMafia #LindungiPetani #KementerianPertanian Liputan TV TANI www.tvtani.co Kementerian Pertanian RI Jangan lupa ikuti berita kami selalu dengan subscribe dan beri like tayangan kami.

Related Videos

More videos from TV Tani | Kementerian Pertanian Indonesia