Tantang Berkelahi Geng Sekolah Lain Lewat TikTok, Pelajar Asal Sleman Kena Sabet Bagian Dada

Jun 4, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published1 month ago
Duration2:14
Video IDbEZf8xXMzPs
Languageid
CategoryEducation
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views1.3K
Likes18
Comments0
Engagement Rate1.41%
Likes per 100 views1.41
Comments per 1K views0.00

Description

SLEMAN - Seorang pelajar berinisial RDM, 15, asal Tempel, Sleman jadi korban pembacokan pada Jumat (15/5) lalu sekitar pukul 01.30 di ruas Jalan Tempel-Gendol. Sementara pelakunya ada tiga orang. Pertama, ACC, 17, pelajar asal Ngaglik; lalu MS, 18, pelajar asal Tempel; terakhir PTA, 18, pelajar asal Seyegan. Peristiwa ini bermula karena adanya permusuhan antar-geng sekolah. Kaur Bin Ops Satreskrim Polresta Sleman, Ipda Kiswanto menjelaskan, pelaku merupakan pelajar salah satu sekolah di Seyegan yang tergabung dalam geng sekolah. Pada Kamis (14/5) ACC mendapat tantangan dari geng sekolah lain di wilayah Salam, Magelang untuk berkelahi satu lawan satu dengan senjata tajam. Tantantangan itu akan dilakukan pada Jumat (15/5) pukul 02.00 di Jalan Tempel-Gendol dan disetujui oleh pelaku. Pelaku ACC lalu meminta bantuan pada PTA untuk menyiapkan senjata tajam jenis clurit dan meminta MS untuk jadi joki. Lalu pada waktu yang telah disepakati, ketiganya datang ke lokasi. "Sesampainya di lokasi pihak geng lawan tidak datang dan rombongan kembali ke arah selatan," katanya dalam ungkap kasus di Aula Hoegeng Polresta Sleman, Kamis (4/6). Hanya saja saat ketiganya dalam perjalanan menuju selatan, tiba-tiba dari arah belakang datang korban bersama rekannya mengendarai sepeda motor. Keduanya lalu mendahului rombongan para pelaku sembari mengatakan "Ayo-ayo" dengan mengayunkan gesper. Melihat hal tersebut, para pelaku lalu mengejar korban dan ACC menyabetkan senjata tajam jenis clurit sebanyak satu kali hingga mengenai dada korban. Saat terkena sabetan ini korban tidak jatuh dan langsung menuju ke arah utara. "Atas peristiwa itu korban RDM mengalami luka terbuka pada dada tembus ke paru-paru hingga menjalani rawat inap di RS Sardjito," tambahnya. Menurut Kiswanto, korban mesti menjalani operasi dan dijahit paru-paru. Peristiwa ini memang dilatarbelakangi oleh permusuhan antar-geng sekolah jenjang SMA. Untuk itu, ke depannya akan semakin diintensifkan penyuluhan di sekolah bersama seluruh pemangku kepentingan agar peristiwa serupa tidak terjadi kembali. "Peristiwa terjadi dini hari jadi anak-anak ini pamitan dengan orang tuanya izin cari makan di luar," tambahnya. 𝗕𝗮𝗰𝗮 𝗦𝗲𝗹𝗲𝗻𝗴𝗸𝗮𝗽𝗻𝘆𝗮 𝗱𝗶: 𝗵𝘁𝘁𝗽𝘀://𝗿𝗮𝗱𝗮𝗿𝗷𝗼𝗴𝗷𝗮.𝗷𝗮𝘄𝗮𝗽𝗼𝘀.𝗰𝗼𝗺/ #radarjogja #jogjakarta #jogja #beritajogja . . Ikuti juga akun kami: Instagram : @radarjogja X : @radarjogja tiktok : jawaposradarjogja Website : radarjogja.jawapos.com/ . Alamat : Jl. Cendrawasih No.194 B, Manukan, Condongcatur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55283 Radar Jogja Channel tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab komentator sebagaimana diatur dalam UU ITE.

Related Videos

More videos from Radar Jogja Channel