KRONOLOGI 2 BOCAH PRIA TENGGELAM DALAM SALURAN IRIGASI DI POLMAN
May 14, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published1 month ago
Duration0:48
Video IDbrew6JhpXns
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short
Performance Metrics
Views644
Likes8
Comments0
Engagement Rate1.24%
Likes per 100 views1.24
Comments per 1K views0.00
Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Kronologi dua bocah pria bernama Arkah (9 tahun) dan Faqih (10 tahun) dilaporkan tenggelam saat bermain dalam saluran irigasi Pohayam di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis (14/5/2026).
Awalnya kedua bocah ini izin ke orang tuanya berniat hendak memancing di aliran irigasi.
Saat berada di lokasi, korban berenang di aliran irigasi, lalu sempat terseret arus, tidak dapat menyebabkan diri.
Faqih yang saat itu sempat teriak meminta pertolongan kepada warga sekitar area persawahan.
Warga yang datang ke lokasi segera menyelamatkan korban, namun satu korban bernama Arkah terjebak.
“Warga sempat menutup pintu air, untuk menolong korban, namun satu orang tidak selamat,” kata Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy.
Dia menyampaikan, setelah pintu air ditutup warga, akhirnya korban bernama Arkah ditemukan.
Namun tubuhnya sudah kaku lantaran sempat tenggelam, dia diberi pertolongan pernapasan.
Warga lalu membawa korban ke rumahnya, pihak keluarga menolak untuk melakukan autopsi.
Sebelumnya diberitakan, korban bernama Arkah tewas akibat terjebak dalam pusaran arus irigasi.
Insiden terjadi di Desa Sumberjo, Kecamatan Wonomulyo, sekitar pukul 08.00 Wita.
Awalnya korban berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi memancing di saluran irigasi.
“Sempat dua orang turun, satu orang terselamatkan oleh warga,” kata Kepala Desa Sumberejo, Suwardi kepada wartawan.
Dia menyebut satu korban dapat diselamatkan oleh warga, sementara yang satu tidak terselamatkan.
Lantaran posisi korban terjebak di bawah air deras bahkan empat masuk di pusaran arus.
Menurut Suwardi, jenazah korban berhasil ditemukan warga setelah pintu air saluran irigasi ditutup.
“Sempat ditutup pintunya pintu air agar arusnya tidak deras sehingga itu anak didapat,” lanjutnya.
Dia menyebut, kasus anak tenggelam bukan pertama kali terjadi di lokasi tersebut.
Editor Video: Indra Mahendra
Sumber: tribunsulbar.com
Naskah & Video: Fahrun