Ikal Lemhannas Kalbar Gelar Seminar Kebangsaan, Prof. Purnomo Soroti Ancaman Keamanan Non-Militer

Jun 5, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now
News PONTV
News PONTV

20.3K subscribers

View Channel

Video Overview

Video Details

Published1 month ago
Duration3:27
Video IDcm8E5xWJvpU
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views1
Likes0
Comments0
Engagement Rate0.00%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views0.00

Description

DPD IKAL-Lemhannas Kalbar menggelar seminar kebangsaan di Aula Garuda, Kamis kemarin (4/6/2026). Forum intelektual ini menghadirkan tokoh-tokoh nasional, akademisi, unsur pemerintah, TNI-Polri, hingga elemen pemuda. Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional atau IKAL-Lemhannas Kalimantan Barat menggelar seminar kebangsaan. Acara dibuka oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dan dihadiri Ketua Umum DPP IKAL-Lemhannas RI, Profesor Purnomo Yusgiantoro, yang saat ini juga mengemban amanah sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Energi. Tampil sebagai keynote speaker, Profesor Purnomo mengulas secara mendalam mengenai implementasi wawasan nusantara di tengah ancaman multidimensi, mulai dari disrupsi teknologi, persaingan ekonomi global, hingga ancaman keamanan non-militer. Memasuki sesi diskusi panel yang dipandu oleh moderator Nurhadianto Pahmi, suasana seminar semakin interaktif dengan pemikiran kritis dari tiga narasumber berkompeten. Di antaranya ada Andy Yentriyani selaku tokoh nasional dan aktivis, Laksamana Muda TNI Sawa selaku perwira tinggi TNI, serta Garuda Wiko sebagai akademisi dan pakar. Ketiganya menguliti isu-isu aktual seputar kepemimpinan daerah, penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta strategi ketahanan wilayah perbatasan yang menjadi bagian integral dari pertahanan negara. Selain tokoh-tokoh nasional, akademisi, dan unsur pemerintah, hingga TNI-Polri, forum intelektual ini juga melibatkan elemen kepemudaan serta insan pers. Tujuannya adalah memperkuat pemahaman wawasan nusantara dan ketahanan nasional dalam menghadapi dinamika geopolitik serta geoekonomi global yang kian dinamis.

Related Videos

More videos from News PONTV