Lima Hal Yang Diperintahkan Rasulullah Untuk Persatuan Umat | Ustadz Amrullah Akadhinta
Feb 17, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published4 months ago
Duration44:10
Video IDe2jm_s6P03s
Languageid
CategoryEducation
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views1.1K
Likes69
Comments2
Engagement Rate6.21%
Likes per 100 views6.03
Comments per 1K views1.75
Video Tags
Description
LIMA HAL YANG DIPERINTAHKAN RASULULLAH UNTUK PERSATUAN UMAT
Ustadz Amrullah Akadhinta حَفِظَهُ الله تعالى
🗓️ Senin, 16 Februari 2026
🏢 Studio ANB Channel, Krajan, Yogyakarta
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
Melanjutkan pembahasan Kitab Fadhlul Islam, perihal lima hal yang diperintahkan Rasulullah ﷺ untuk persatuan umat, Allah & RasulNya menginginkan agar umat islam itu bersatu baik dalam perkara aqidah, ibadah, akhlak dan muamalah, sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ berikut
وعن الْحَارِثَ الْأَشْعَرِيَّ رضي الله عنه عَنِ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم أنه قال: «آمُرُكُمْ بِخَمْسٍ الله أَمَرَنِي بِهِنَّ: السَّمْعُ وَالطَّاعَةُ، وَالْجِهَادُ، وَالْهِجْرَةُ وَالْجَمَاعَةُ، فَإِنَّهُ مَنْ فَارَقَ الْجَمَاعَةَ قِيدَ شِبْرٍ؛ فَقَدْ خَلَعَ رِبْقَةَ الْإِسْلَامِ مِنْ عُنُقِهِ إِلَّا أَنْ يَرْجِعَ، وَمَنْ ادَّعَى دَعْوَى الْجَاهِلِيَّةِ، فَإِنَّهُ مِنْ جُثَا جَهَنَّمَ»، فَقَالَ رَجُلٌ: يَا رَسُولَ الله وَإِنْ صَلَّى وَصَامَ؟، قَالَ: «وَإِنْ صَلَّى وَصَامَ؛ فَادْعُوا بِدَعْوَى الله الَّذِي سَمَّاكُمْ الْمُسْلِمِينَ الْمُؤْمِنِينَ عِبَادَ الله»، رواه أحمد، والترمذي، وقَالَ: هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ.
Dari Al-Harits Al-Asyari radhiyallahu’anhu dari Nabi ﷺ bersabda, “Saya perintahkan pada kalian dengan lima hal, di mana Allah memerintahkanku dengannya; mendengar, taat, jihad, hijrah dan jamaah. Sesungguhnya siapa yang meninggalkan jamaah satu jengkal, maka telah melepaskan ikatan Islam di lehernya, kecuali ia kembali. Siapa yang menyeru dengan seruan jahiliyyah, maka dia bagian dari bangkai jahannam.
Berkata seseorang, “Ya Rasulullah shallallahu alaihi wa salam, walaupun ia sholat dan puasa? Rasul ﷺ bersabda, ”Walaupun ia sholat dan puasa, maka serulah dengan seruan Allah yang telah menamakan dirimu muslimin mukminin hamba-hamba Allah”(HR Ahmad no. 22910 dan At-Tirmidzi no. 2863 dan berkata, hadits ini hasan shahih).
Kelima perkara ini adalah perkara yang sangat agung, sehingga ditekankan oleh Rasulullah ﷺ dengan menjelaskan bahwa Allah yang telah memerintahkan 5 perkara tersebut, kita diperintahkan untuk mentaati Allah dan RasulNya, sebagaimana firman Allah dalam Surat An-Nisa Ayat 59
يَٰأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَطِيعُوا۟ ٱللَّهَ وَأَطِيعُوا۟ ٱلرَّسُولَ وَأُو۟لِى ٱلْأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَٰزَعْتُمْ فِى شَىْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى ٱللَّهِ وَٱلرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا
Artinya: Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
Di masa jahiliyah tidak pernah mengenal pemimpin yang disepakati bersama yang wajib ditaati sehingga mereka senantiasa berpecah belah dengan masing-masing pemimpin mereka.
Ketaatan kepada pemimpin tidak bersifat mutlak, yakni terikat dengan syariat sebagaimana Rasulullah ﷺ telah bersabda:
إِنَّهُ لاَ طَاعَةَ لِمَخْلُوْقٍ فِي مَعْصِيَةِ الْخَالِقِ
“Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam bermaksiat kepada Khaliq.” (HR. Ahmad, shahih)
Di riwayat yang lainnya
لَا طَاعَةَ فِي مَعْصِيَةٍ إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِي الْمَعْرُوفِ
“Tidak ada ketaatan dalam perkara maksiat, taat itu hanya dalam perkara yang ma’ruf” (HR dan Muslim)
Ketaatan kepada pemimpin kaum muslimin akan memberikan maslahat yang lebih besar bagi kehidupan kaum muslimin.
wallahu'alam
Youtube : https://www.youtube.com/watch?v=e2jm_s6P03s
Facebook : https://www.facebook.com/UstadzAmmiNurBaits
#islam #bersatu #jamaah #jahiliyah