CALON ROBOT TEMPUR ?!! RI BANGUN FULLTRACK VEHICLE MIRIP RIPSAW AS + HIGSPEED AERIAL TARGET DRONE

Mar 5, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published2 months ago
Duration5:23
Video IDe_wPZtG5QII
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views15.5K
Likes920
Comments215
Engagement Rate7.34%
Likes per 100 views5.95
Comments per 1K views13.91

Description

CALON ROBOT TEMPUR ?!! RI BANGUN FULLTRACK VEHICLE MIRIP RIPSAW AS + HIGSPEED AERIAL TARGET DRONE Jadi di tengah situasi geopolitik dunia yang semakin memanas, Indonesia negara kita ternyata terus memperkuat kemampuan teknologi militernya sendiri. Pada Februari 2026 di Jakarta, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia resmi menandatangani kontrak pengembangan teknologi pertahanan yang cukup menarik perhatian. Kontrak ini mencakup dua proyek penting yaitu: Rancang Bangun Kendaraan Taktis Fulltrack Tahap II TA 2026 Prototipe High Speed Aerial Target TA 2026 Program ini melibatkan Badan Penelitian dan Pengembangan Kemhan yang bekerja sama dengan industri dalam negeri, salah satunya PT SAS Aero Sishan. Salah satu proyek menarik adalah kendaraan taktis Fulltrack, kendaraan tempur berantai yang sekilas memiliki desain mirip dengan robot tempur Amerika Ripsaw. Kendaraan ini dirancang sebagai platform multi-peran yang mampu digunakan untuk berbagai misi militer seperti pengintaian, dukungan tembakan, hingga pengangkutan logistik. Fulltrack dirancang mampu membawa 4 personel atau muatan logistik dengan kecepatan hingga 60 km/jam, serta menggunakan sistem hybrid dan track agar mampu bergerak di berbagai medan khas Nusantara seperti hutan tropis, tanah berlumpur, hingga wilayah berbatu. Selain itu, Kemhan juga mengembangkan High Speed Aerial Target, yaitu drone target berkecepatan tinggi yang digunakan untuk latihan sistem pertahanan udara. Drone ini akan mensimulasikan target seperti pesawat musuh atau rudal, sehingga radar dan sistem pertahanan udara dapat berlatih secara realistis. Langkah ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam membangun industri pertahanan nasional yang mandiri, modern, dan kuat, sekaligus meningkatkan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dalam teknologi militer. Apakah kendaraan Fulltrack ini nantinya bisa menjadi robot pendamping prajurit TNI di medan tempur? Tulis pendapat kalian di kolom komentar!

Related Videos

More videos from INDO MAGAZINES (INDOMAGZ)