Mualaf Karena Nikah, Bertahan Karena Allah | Yusuf Haryanto

Dec 6, 2025Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published6 months ago
Duration38:28
Video IDegDXJbPhtt8
Languageid
CategoryPeople & Blogs
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views1.2K
Likes18
Comments1
Engagement Rate1.53%
Likes per 100 views1.45
Comments per 1K views0.81

Description

Perjalanan hidup Pak Yusuf Haryanto dimulai dari sebuah keluarga besar yang “gado-gado” secara agama—ada yang Konghucu, Kristen, bahkan ada yang sudah lebih dulu menjadi Muslim. Sejak kecil, ia sering melihat ayahnya melakukan ritual ala kepercayaan Tionghoa, namun yang dibaca justru Al-Fatihah dan dua kalimat syahadat. Padahal sang ayah bukan Muslim dan buta huruf. Keanehan itu pelan-pelan tumbuh menjadi rasa ingin tahu yang dalam tentang Islam. Yusuf muda tumbuh sebagai seorang Kristen yang aktif ke gereja, tapi di sisi lain menjalani kehidupan sebagai “anak nongkrong” yang akrab dengan minuman keras dan narkoba. Hingga pada tahun 2009, ketika ia mantap ingin menikahi seorang perempuan Muslim, ia memutuskan untuk bersyahadat. Di tengah penolakan dan tekanan dari sebagian keluarga yang merasa punya “utang budi” padanya, ia tetap memilih Islam, apalagi orang tuanya sendiri tidak mempermasalahkan pilihan tersebut. Sejak menjadi mualaf, hidupnya pelan-pelan berubah. Tanpa paksaan siapa pun—bahkan tanpa intervensi istrinya—ia meninggalkan mabuk dan narkoba begitu saja. Di saat lain, ia diuji dengan kesulitan ekonomi: beras habis, susu anak habis, tak ada apa-apa di rumah. Di titik itulah ia belajar mengadu hanya kepada Allah. Berkali-kali, setelah doa yang tulus, datang saja rezeki dari arah yang tak disangka-sangka: tawaran kerja, bantuan, dan jalan keluar yang sebelumnya tak terpikirkan. Bahkan ketika pernah ditawari rumah, fasilitas hidup yang lebih layak, dan masa depan yang “lebih mudah” asalkan ia mau kembali ke kehidupan lama dan ikut ke gereja, Yusuf memilih menolak. Ia lebih memilih mempertahankan akidahnya daripada kenyamanan dunia sesaat. Kini, bersama istri dan dua anaknya, ia berdoa agar keluarganya tetap dijaga dalam Islam, dan terutama agar putra sulungnya dijauhkan dari kenakalan dan gelapnya dunia yang dulu pernah ia rasakan. Melalui kisah ini, semoga para mualaf dan saudara seiman yang sedang diuji bisa kembali dikuatkan: jangan takut dengan masalah, karena di balik setiap kesempitan selalu ada jalan yang Allah sediakan. https://youtu.be/egDXJbPhtt8 #KisahMualaf #MualafTionghoa #MualafIndonesia #HidayahAllah #PerjalananHijrah #KisahNyataMualaf #DakwahMualaf #HijrahMeninggalkanMiras #HijrahMeninggalkanNarkoba #KisahHidayah #ImanDanTakwa #MantapkanAkidah #IslamRahmatanLilAlamin #BaitulMaqdisChannel #CeritaMenggetarkanHati Salurkan Donasi Anda Ke Rekening BSI No. 7200-7100-15 atas Nama YAYASAN BAITUL MAQDIS. informasi dan konfirmasi 0821-3331-7710 Dilarang Menggunakan Konten Tanpa IZIN/ Persetujuan dari Pihak Kami ==================== Bergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan: https://www.youtube.com/channel/UCjizdlDRUr0yWAFy5atoXew/join ======================= Disclaimer: Seluruh Tayangan dalam Channel ini semata kami sajikan untuk memberikan Edukasi dan informasi kepada Ummat Muslim agar bisa mengambil Hikmah dan menambah semangat dalam medekatkan diri kepada Allah. Tidak ada maksud untuk menyudutkan pihak tertentu. Kebenaran hanya Milik Allah. ================== Follow juga media Sosial Kami Halaman Facebook: https://www.facebook.com/baitulmaqdispusat WEB: https://baitulmaqdis.com INSTAGRAM: https://www.instagram.com/yayasanbaitulmaqdisofficial/ TIKTOK: https://www.tiktok.com/@yayasanbaitulmaqdis?is_from_webapp=1&sender_device=pc ============================= Bergabung dengan channel ini untuk mendapatkan akses ke berbagai keuntungan: https://www.youtube.com/channel/UCjizdlDRUr0yWAFy5atoXew/join

Related Videos

More videos from Baitul Maqdis Channel