Hujan Lebat & Puting Beliung Porak Porandakan Desa Kepuhkembeng Jombang, Atap Musala Ambruk
Feb 22, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published3 months ago
Duration0:56
Video IDelO2V-yVQU8
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short
Performance Metrics
Views1.7K
Likes0
Comments0
Engagement Rate0.00%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views0.00
Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Jombang pada Sabtu (21/2/2026) petang berubah menjadi bencana setelah angin puting beliung menerjang sejumlah titik di Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Bahkan sesaat sebelum menjelang buka puasa, hujan dengan intensitas tinggi diiringi angin kencang sudah mengguyur sebagian wilayah di Kabupaten Jombang.
Hujan deras ditambah angin kencang itu menyebabkan sebuah bangunan pendidikan dan rumah warga mengalami kerusakan cukup serius.
Bangunan yang terdampak paling parah berada di Dusun Klagen. Musala milik MI Miftahul Ulum dilaporkan roboh setelah atapnya tersapu angin kencang.
Bagian atap terbang dan menghantam genteng ruang sekolah, hingga menyisakan dinding dan lantai bangunan.
Penjabat Kepala Desa Kepuhkembeng, Irfan Ramadan, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem datang secara tiba-tiba. Hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang melanda hampir seluruh wilayah desa.
“Angin puting beliung mengenai bangunan MI dan musalanya. Atap musala terangkat lalu menimpa atap sekolah,” ucap Irfan saat dikonfirmasi di lokasi setelah cuaca sedikit mereda.
Data sementara yang dihimpun mencatat, sejumlah wilayah terdampak di desa tersebut sebagai berikut:
Dusun Klagen: 1 musala MI Miftahul Ulum mengalami atap ambruk.
Dusun Babatan: 1 rumah warga rusak pada bagian atap.
Dusun Kandangan: 3 bangunan terdampak, masing-masing 1 balai dusun dan 2 rumah warga.
Dusun Kembeng: 1 rumah warga mengalami kerusakan.
Seluruh bangunan yang terdampak rata-rata mengalami kerusakan pada bagian atap akibat kuatnya terpaan angin.
Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengatakan pihaknya langsung bergerak melakukan asesmen dan penanganan darurat begitu menerima laporan.
Menurutnya, cuaca mulai berubah sejak sore hari sebelum akhirnya turun hujan deras disertai angin kencang menjelang maghrib. Ia menyebut, laporan kejadian tidak hanya berasal dari Desa Kepuhkembeng saja.
"Beberapa titik lain di Jombang juga mengalami insiden serupa, termasuk di sekitar jalan samping kantor KPU dan kawasan Terminal Kepuhsari. Bahkan, warga sempat melaporkan adanya hujan es saat peristiwa berlangsung," ungkap Wiku saat memantau lokasi kepada Tribunjatim.com.
BPBD memastikan seluruh laporan telah ditindaklanjuti dengan prioritas pada lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan warga, terutama karena saat kejadian masih terdapat aktivitas masyarakat di sekitar area terdampak.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut," kata Wiku menutup pernyataannya.
Hingga kini, proses pendataan kerusakan serta penghitungan nilai kerugian masih dilakukan oleh petugas bersama perangkat desa setempat.
Jangan hanya di YouTube, ikuti juga saluran WhatsApp kami! Dapatkan update video terbaru, informasi eksklusif, dan konten menarik lainnya langsung di ponselmu. Klik link di deskripsi untuk bergabung dan jadi yang pertama tahu tentang video-video terbaru dari Harian Surya! Jangan sampai ketinggalan!
https://whatsapp.com/channel/0029VaUtIatInlqOSCvOJG0n
Video : Rekaman Warga & Petugas
Reporter : Anggit Pujie Widodo
Editor Video : Ahmad Zaimul Haq
WEBSITE:
http://surabaya.tribunnews.com/
Instagram:
http://instagram.com/suryaonline
Facebook:
https://www.facebook.com/SURYAonline/
YOUTUBE
https://www.youtube.com/@TribunnewsSurya
#TribunnewsSURYA
#hariansurya
#suryaonline
#jawatimur
#jatim
#jombang
#hujanderas
#hujanangin
#putingbeliung