Presiden Prabowo Menggelegar Profesor Terdiam Sawit RI Malaysia Dibandingkan,Smua Kaget Mobile Bocor
Jun 26, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published3 weeks ago
Duration12:28
Video IDf5pOgi7mJ-Q
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views13.3K
Likes384
Comments128
Engagement Rate3.84%
Likes per 100 views2.88
Comments per 1K views9.59
Video Tags
#reaksi presiden prabowo dihadapan para rektor guru besar 2026 di konvensi sains#ekspresi prabowo didepan 2600 dosen#saat prabowo pertanyakan produksi sawit ri malaysia#saat prabowo cerita mobil maung bocor pas hujan#presiden prabowo menggelegar profesor terdiam sawit ri malaysia dibandingkan#smua kaget mobile bocor#cerita presiden soal mobil nasional di ksti 2026#pidato prabowo soal kerukunan bangsa#saat prabowo buka data ke profesor di sarasehan ksti 2026#presiden hari ini
Description
Membuka acara pertemuan para Guru besar Rektor hingga dosen Presiden Prabowo menggelegar hingga Profesor terdiam apalagi saat sawit RI & Malaysia dibandingkan semua kaget karena produksi sawit RI ternyata sangat jauh jika dibandingkan apalagi saat semua tahu mobile bocor saat hujan tetap dipakai demi menghargai karya anak bangsa dan dalam pertemuan tersebut Presiden menjelaskan banyak hal terutama konsernnya terkait situasi yang berkembang di Indonesia semisal kerukunan bangsa yang sekarang sedikit goyah akibat banyaknya perbadaan pandangan serta sorotan pada administrasinya residen Prabowo Subianto menilai akademisi dan peneliti memiliki peran strategis dalam menghadirkan berbagai inovasi untuk menjawab tantangan nasional sekaligus mendukung pengembangan industri di Tanah Air. Hal tersebut disampaikan Presiden saat membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Jumat, 26 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan strategis yang memerlukan terobosan dan inovasi. Oleh karena itu, Kepala Negara mengungkapkan secara konsisten berdialog dengan para ilmuwan dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi untuk mencari solusi dari kebutuhan berbagai sektor strategis.
“Saya berkali-kali saya datang kepada kampus. Saya datang, saya minta orang-orang terpintar, tanya Pak Brian, tanya Profesor Sigit. Saya tanya profesor-profesor IPB, kenapa kita tidak bisa punya benih gandum? Kenapa kita harus impor gandum? Saya tanya, kenapa kelapa sawit per hektare di Malaysia produknya lebih dari kita? Kenapa? Saya selalu minta mereka, kenapa Indonesia setelah 81 tahun tidak bisa bikin mobil buatan sendiri?” ungkap Presiden.
Presiden menilai, berbagai inovasi yang mulai dikembangkan saat ini menunjukkan kemampuan anak bangsa dalam menjawab tantangan nasional, salah satunya adalah kemajuan dalam pengembangan mobil nasional. Kepala Negara pun mengungkapkan kebanggaannya saat menggunakan kendaraan hasil karya anak bangsa pada hari pelantikan sebagai Presiden Republik Indonesia.
“Saya terima kasih kita mulai ke arah punya mobil sendiri. Terima kasih. Saya ada satu kepuasan yang mendalam di hati saya. Waktu saya dilantik, saya pulang dari pelantikan, saya bisa naik mobil buatan Indonesia,” ujar Presiden.
Meskipun masih terdapat sejumlah hal yang perlu ditingkatkan, Presiden menilai bahwa setiap inovasi masih terus membutuhkan proses penyempurnaan. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendukung pengembangan teknologi dan industri nasional agar semakin kompetitif.
“Tidak apa-apa, minimal kita mulai. Kita harus berani mulai. Kita adalah negara keempat terbesar di dunia. Kita adalah negara yang kekayaannya luar biasa,” pungkasnya
Thanks for all your Support
#PRABOWOTERBARU #PRESIDENHARIINI