🔴HEBOH! PDIP PERTANYAKAN RENCANA BLT RP5,4 JUTA PRABOWO, DARI MANA ANGGARANNYA?

Jun 11, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published1 month ago
Duration1:17:06
Video IDfexVjiRLDYc
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views1.4K
Likes9
Comments19
Engagement Rate2.06%
Likes per 100 views0.66
Comments per 1K views13.96

Description

Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengkritisi rencana Presiden Prabowo Subianto yang mewacanakan perubahan skema Bantuan Sosial (Bansos) menjadi tunai sebesar Rp5,4 juta per orang. Andreas Hugo mempertanyakan sumber anggaran hingga kriteria penerima terkait rencana tersebut. Dilansir dari Tribunnews, Andreas mengaku belum mengetahui melalui kementerian atau lembaga mana anggaran program bantuan sosial tunai itu akan disalurkan, Kamis (11/6/2026). "Saya enggak tahu, anggaran itu nanti masuknya melalui kementerian atau lembaga negara yang mana?" kata Andreas saat dihubungi Tribunnews.com, Rabu (10/6/2026). Ia mengungkapkan, saat ini pembahasan berlangsung intensif antara DPR dan pemerintah. Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI itu menilai nominal bantuan sebesar Rp5,4 juta per orang merupakan angka yang sangat besar dalam postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Oleh karena itu, Andreas meminta Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan secara rinci sumber pendanaan program tersebut. Selain soal anggaran, Andreas juga mempertanyakan kriteria masyarakat yang nantinya berhak menerima bantuan tunai tersebut. "Kalau Pak Luhut yang bicara, mesti tanya ke beliau. Anggarannya dari mana? Melalui kementerian atau lembaga negara yang mana? Karena jumlah Rp5,4 juta per orang itu sangat besar, lantas siapa saja yang berhak mendapatkannya? Apa kriterianya?" tanya Andreas. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto berencana merombak skema penyaluran subsidi dari berbasis barang fisik menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT). Rencana ini ditargetkan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI). Kebijakan tersebut diproyeksikan mulai berjalan pada akhir 2026 seiring peluncuran identitas digital tunggal. Pengumuman itu disampaikan oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/6/2026). Dalam skema yang direncanakan, akumulasi nilai bantuan sosial tunai akan mencapai Rp5,4 juta untuk setiap penerima manfaat. #pdip #blt #prabowo Simak berita selengkapnya di http://pontianak.tribunnews.com/ Simak Video Viral lainnya https://www.youtube.com/c/TribunSingkawang1 Program: Live Update Host: - Sumber: Tribunnews.com Uploader: Anesh Viduka ‎Ikuti saluran Tribun Pontianak di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLdWgm9WtBzrkP5OS1K Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Follow us: Instagram: https://www.instagram.com/tribunpontianak/ Facebook: https://www.facebook.com/TribunPontianakInteraktif/ Twitter: https://twitter.com/tribunpontianak TikTok: tiktok.com/@tribunpontianak Terima Kasih Telah Subscribe, Like, dan comment konten-konten menarik dari Kami.

Related Videos

More videos from Tribun Pontianak