Usai Dadan Hindayana Ditangkap, Ferdinand Lontarkan Sindiran Pedas yang Bikin Heboh
Jun 6, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published1 month ago
Duration0:06
Video IDhoawzPi97vQ
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short
Performance Metrics
Views6K
Likes19
Comments0
Engagement Rate0.32%
Likes per 100 views0.32
Comments per 1K views0.00
Video Tags
Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Politikus PDIP, Ferdinand Hutahaean melontarkan kritik setelah Kejagung menetapkan eks Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Program MBG.
Menurut Ferdinand, selama menjabat, para petinggi BGN tidak menghiraukan kritik dan kemarahan publik yang muncul terkait pengelolaan program itu.
Pernyataan itu disampaikan Ferdinand melalui Instagramnya pada Kamis (4/6).
Ferdinand menilai berbagai dugaan itu seharusnya menjadi perhatian serius sejak awal karena telah menimbulkan kecurigaan dan keresahan di tengah masyarakat.
Ia mengaku emosi lantaran para pejabat itu terkesan arogan.
Bahkan, para tersangka merasa tidak akan tersentuh hukum, meskipun berbagai dugaan pelanggaran telah menjadi perbincangan di masyarakat.
"Tidak rasional, tapi mereka merasa nyaman, merasa tidak akan terganggu selama ini, apalagi dengan muka badaknya si Dadan," katanya.
"Mereka tampak arogan selama ini, merasa bahwa mereka tidak akan terganggu meskipun secara kasat mata melakukan kejahatan. Semua mendengar bagaimana jual beli titik SPPG itu terjadi," jelasnya.
Terkini, Ferdinand menyambut baik langkah aparat penegak hukum yang kini mulai mengusut kasus tersebut.
Ia juga mengapresiasi pemerintahan Presiden Prabowo yang dinilainya tidak memberikan perlindungan kepada siapa pun yang diduga terlibat dalam penyimpangan anggaran negara.
Menurutnya, proses hukum yang sedang berjalan menunjukkan adanya komitmen untuk menegakkan hukum tanpa pandang bulu.
"Tapi sekarang saya mengapresiasi. Pemerintahan Presiden Prabowo tampak tidak mau membela siapa pun," jelasnya.
(Tribun-Video.com)
Program: TribunnewsWiki
Editor Video: Dandi Bahtiar
Uploader: Erwin