RI Dipermainkan P Purbaya Keras 180Triliun Dipertaruhkan,Krisis Nasionalitas Lpdp Ini Cara Atasinya
Feb 26, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published4 months ago
Duration16:31
Video IDjioRxEnpS08
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views2.3K
Likes137
Comments46
Engagement Rate8.05%
Likes per 100 views6.02
Comments per 1K views20.23
Video Tags
#reaksi purbaya terbaru soal peraih lpdp cukup saya wni#ekspresi menkeu prabowo sikapi dwi sasetyaningsih lpdp#saat purbaya benahi beasiswa lpdp 2026#bung haas inti channel#inti channel terbaru 2026#krisis nasionalitas lpdp#kolusi seleksi beasiswa lpdp#ri dipermainkan p purbaya keras 180triliun dipertaruhkan#krisis nasionalitas lpdp ini cara atasinya#purbaya viral cukup wni#wni lpdp#beasiswa menkeu 2026#wni viral di inggris#purbaya blacklist peraih lpdp#korupsi lpdp
Description
Fenomena peraih beasiswa tak pulang selalu terulang tiap tahun rasanya seperti RI Dipermainkan hingga membuat Pak Purbaya keras menegur penerima beasiswa Lpdp sebab 180 Triliun uang pajak dipertaruhkan akibat membuat krisis nasionalitas bisa menjalar sebetulnya bagi LPDP ini ada cara mengatasinya yaitu dengan melakukan perbaikan pola seleksi pemberian bea siswa ke luar negeri diantaranya dengan melibatkan intelijen,Lemhanas maupun BPIP untuk melihat kadar nasionalis serta cinta tanah air calon penerima beasiswa ..sebab ketika kami analisis fenomena krisis nasionalitas ini disebabkan dari faktor internal & eksternal..hingga mengakibatkan sosok seperti DS yang dibiayai kuliah di Delft University Belanda meledek negerinya sendiri, sebelumnya juga terjadi dilakukan Vero Koman bahkan kini ada 44 Peraih beasiswa yang menurut bos LPDP tak kembali ke RI dan menjalankan tanggung jawabnya mengabdi ke RI, masalah ini muncul terulang terus karena banyak titik lemah di seleksi penerima beasiswa yang sudah sering disuarakan warga namun kurang mendapatkan atensi..Misalnya soal kesenjangan antar Pulau yang membuat kompetisi antar calon penerima tak imbang lalu kesenjangan status Ortu lalu standar IPK minimum yang tak mencerminkan standar tinggi dan yang paling dirasakan adalah tes skolastik yang
seharusnya menggunakan sistem komputerisasi canggih mirip seleksi ASN,SNBPTN atau masuk STAN yang menggunakan Live score sehIngga terjadilah RI Dipermainkan P Purbaya Keras 180 Triliun Dipertaruhkan,Krisis Nasionalitas Lpdp ini Cara Atasinya yaitu memperbaiki cara seleksi peraih beasiswa atau awardee agar transparan & kredibel dimata warga yaitu dengan menggandeng Lemhanas Bin bahkan diplomat RI serta tentu dari kementrian pendidikan tinggi agar seleksi lebih transparan tak hanya ditentukan oleh panelis yang mana juga
tes Substansi wawancara seharusnya dilakukan secara tatap muka langsung untuk mengetahui nilai integritas serta wawasan kebangsaan serta cinta tanah air calon awardee tiga kelemahan tersebut ditambah lagi tak jelasnya nasib peraih awardee (peraih beasiswa LPDP) setelah pulang ke Tanah Air karena itu harus ada link and match dengan dunia usaha terutama danantara atau BUMN agar mereka bisa diambil sumber dayanya untuk membangun Indonesia lebih baik sementara
Menkeu Purbaya sudah mengambil langkah memblack list DS alumni Lpdp yang mengatakan "cukup aku WNI" selain itu suaminya juga dituntut membayar mengembalikan dana lpdp yang dipakai selama kuliah diluar negeri