🔴LIVE: MPR akan Bahas Penolakan Final Ulang LCC SMAN 1 Pontianak di Rapat Gabungan Nanti
May 15, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published1 month ago
Duration8:53:57
Video IDko_Gtmasj6I
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views5.9K
Likes32
Comments3
Engagement Rate0.59%
Likes per 100 views0.54
Comments per 1K views0.51
Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - SMAN 1 Pontianak diketahui menolak mengikuti final ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026.
Keputusan tersebut disampaikan langsung melalui pernyataan sikap resmi yang diunggah pada Kamis (14/5).
Pihak SMA menegaskan bahwa pihaknya menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan.
Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abraham Liyanto lantas membenarkan informasi tersebut.
Abraham menjelaskan bahwa pihak SMA telah menyampaikan langsung penolakannya kepada MPR pada pagi hari, Kamis (14/5).
Ia mengaku menerima kunjungan tersebut bersama dengan pimpinan MPR yang diwakili oleh Hidayat Nur Wahid, Edy Soeparno, dan Sekjen.
Pihaknya pun menghormati keputusan pihak SMAN 1 Pontianak.
Gelaran final ulang lomba itu kemudian akan didiskusikan lebih lanjut.
Abraham menyatakan pembahasan akan dilakukan pada Senin, 18 Mei mendatang bertepatan dengan rapat gabungan MPR.
sementara Itu
Terungkap alasan SMA N 1 Pontianak menolak mengikuti tanding ulang Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, meski menggunakan mekanisme baru dan juri independen.
Pihak sekolah menegaskan, sejak awal tujuan mereka bukan untuk menyerang pihak tertentu ataupun membatalkan hasil lomba.
Namun, langkah yang dilakukannya hanya meminta penjelasan dan klarifikasi soal polemik penilaian yang diduga dicurangi juri dalam lomba.
Sekolah Josepha Alexandra atau Ocha ini tegas menyatakan penolakannya melalui Instagram @smansaptk.informasi yang diunggah pada Kamis (14/5).
“Langkah yang diambil merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi, demi terwujudnya pelaksanaan dan mekanisme lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel,” demikian isi pernyataan resmi sekolah.
Bahkan, SMAN 1 Pontianak juga menekankan, tidak memiliki niat untuk menganulir kemenangan pihak lain.
Pihak sekolah Ocha lebih memilih menerima hasil akhir perlombaan.
Yakni, turut mendukung penuh SMAN 1 Sambas sebagai perwakilan Kalbar di tingkat nasional.
“SMAN 1 Pontianak memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi, serta mengajak semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan semangat kebersamaan, saling menghargai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan,” lanjut pernyataan tersebut.
Diketahui dalam tayangan Youtube MPRGOID, polemik bermula saat Ocha protes imbas jawabannya dianggap salah oleh juri.
Akibatnya, Regu C mendapat pengurangan lima poin.
Lalu, kejanggalan terlihat saat Regu B
memberi jawaban yang sama persis dan langsung dibenarkan dengan diberi poin 10 oleh juri.
Lantas, video perdebatan antara peserta dan dewan juri viral dan memicu kritik luas soal objektivitas penilaian dalam kompetisi tersebut.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di TribunLampung.co.id dengan judul Alasan Sekolah Ocha Tolak 'Rematch' LCC 4 Pilar MPR, Padahal Pakai Juri Independen, https://lampung.tribunnews.com/news/1....
Program: Tribunnews Update
Host: Adila Ulfa Muna Risna
Editor Video: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Uploader: Bintang Nur Rahman/Fachmi Rachman/M5
#mprri #lcc #lombacerdascermat #ocha #final #juri #pontianak #kalbar