"Bukan Kata Orang"Kutipan Khotbah Pdt.Ridwan Hutabarat
Jun 17, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published5 days ago
Duration2:50
Video IDlpEtCed0OU0
Languageid
CategoryNonprofits & Activism
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views1.4K
Likes99
Comments0
Engagement Rate6.97%
Likes per 100 views6.97
Comments per 1K views0.00
Description
anda dan saya
sedang mengagungkan Yesus
ketika berubah kelakuan
sehingga Tuhan berkata
orang yang berbahagia
adalah orang yang mendengarkan firman Tuhan
serta melakukannya
karena orang taat
pelaku firman
itu yang berbobot berkata
engkau Maha kuasa Tuhan
Aku yang pemarah jadi lemah lembut
Aku yang sombongnya rendah hati
Aku yang pelitnya audzubillah bin jaliq jadi pemberi
Aku pembohong jadi jujur
itu menunjukkan
Allah itu Maha kuasa
karena terhubung dengan Tuhan
nggak sekedar
sakit sembuh
maka dibelajari
kata orang siapa Aku ini
maka lihat ayat selanjutnya ayat 14
karena pendekatan kata orang
ada yang mengatakan
yohanes pembaptis
karena Yesus kering kali menegur dosa
kayak yohanes pembaptis
dari sudut pandang kata orang
tapi ada juga yang mengatakan dia
elia Tuhan itu lemah lembut
orang berzina tetap dibimbing untuk bertobat
pemungut cukai di mana ahli taurat benci
jijik sama orang berzina
jijik sama pemungut cukai
tapi Yesus mendekati
kok lembut sekali Yesus
elia tapi juga ada yang dikatakan seperti apa
ada juga yang mengatakan dia YeRemia
yang terlalu sabar
kepada orang Israel
banyak versi orang mengenal Yesus
tapi lihat ayat 15
lalu Yesus bertanya
kepada mereka
tetapi apa katamu
siapa Aku ini
nanti bapak ibu
anak-anak muda
Tuhan akan bertanya sama diri anda
siapakah Yesus
kalau sekedar penyembuh
anda nggak kenal Tuhan
sekedar memulihkan ekonomiku
anda nggak mengenal Tuhan
kalau anda mengenal Tuhan
anda bicara
ketaatan
karena ketaatan
menjadi pelaku firman
itu satu-satunya
pernyataan hidup kita berbobot
kaulah tuhanku
kaulah rajaku
Aku mengasihi engkau
selain ketaatan
nggak ada orang berbobot menyatakan kerohanian
dan orang taat yang terus-menerus
itu namanya
mempercayakan hidupnya terus-menerus kepada Tuhan itu
itu namanya ibadah
yaitu
persembahkanlah tubuhmu sebagai persembahan yang hidup
yang kudus puncaknya yang berkenan kepada dia
supaya sebelum
ajal kita tiba
kita menjadi orang
kepercayaan puncaknya
di orang kepercayaan