APINDO Kupas Dampak Rupiah Melemah Rp 17.500 per Dolar ke Dunia Usaha, Bakal Ada Gelombang PHK?

May 15, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published2 weeks ago
Duration26:37
Video IDls71eRvzGFY
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views3.1K
Likes18
Comments20
Engagement Rate1.23%
Likes per 100 views0.58
Comments per 1K views6.49

Description

JAKARTA, KOMPASTV - Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Bob Azam menilai pelemahan rupiah yang terus terjadi memberikan tekanan besar terhadap dunia usaha, terutama sektor manufaktur yang masih bergantung pada bahan baku impor. Ia menyebut dalam satu tahun terakhir rupiah telah terdepresiasi lebih dari tujuh persen. Kondisi itu diperparah dengan terganggunya rantai pasok global, kenaikan biaya logistik, hingga ketidakpastian geopolitik seperti konflik di Timur Tengah dan situasi Selat Hormuz. “Semua membuat rupiah terpuruk dan harga-harga naik, dan berdampak kepada sektor manufaktur,” ujarnya. Bob mengatakan perusahaan kini menghadapi tekanan berat karena biaya produksi meningkat hingga dua digit, sementara daya beli masyarakat masih lemah sehingga perusahaan sulit menaikkan harga jual produk. Meski isu potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) kembali mencuat, Bob menyebut dunia usaha sebenarnya sudah melakukan mitigasi sejak beberapa tahun terakhir. “Potensi PHK itu sebenarnya sudah kita pikirkan dua sampai tiga tahun yang lalu,” ujar Bob. Menurutnya, saat ini pelaku usaha justru harus mulai mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan pembalikan ekonomi global, terutama setelah adanya sinyal meredanya tensi geopolitik dunia. #rupiah #apindo #pengusaha #phk #dolar #nilaitukarrupiah ------------------------------------------ Sahabat Kompas TV, jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Medan, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: www.kompas.tv Media sosial Kompas TV Medan TikTok : https://www.tiktok.com/@kompastvmedan Instagram : https://www.instagram.com/kompastvmedan/ Facebook : https://www.facebook.com/kompastvmdn/ Twitter : https://twitter.com/kompastvmedan Threads: https://www.threads.net/@kompastvmedan Kompas TV Independen | Terpercaya #kompastvmedan

Related Videos

More videos from Kompas TV Medan