🔴[PORTRAIT] 3 TNI Gugur di Lebanon, Pakar: Israel Omong Kosong Tak Sengaja, Ragu Apakah Bisa Dihukum

Apr 1, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published3 months ago
Duration31:51
Video IDmUh22ionNkA
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views455
Likes8
Comments3
Engagement Rate2.42%
Likes per 100 views1.76
Comments per 1K views6.59

Description

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Pengamat Timur Tengah, Dina Sulaeman mendesak pemerintah untuk mengevaluasi kehadiran prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon(UNIFIL). Hal ini menyusul gugurnya tiga prajurit TNI akibat serangan Israel di wilayah konflik tersebut. "Kita perlu mengevaluasi lagi kehadiran kita di sana apakah ada gunanya ketika mandatnya hanya menjaga perdamaian tanpa bisa melakukan apa pun mencegah kejahatan Israel," kata Dina dalam wawancara bersama Tribunnews pada Selasa (31/3/2026). Dina meyakini bahwa Israel sengaja menargetkan pasukan perdamaian karena rekam jejaknya yang kerap melakukan pelanggaran. Ironisnya, Israel tidak pernah mendapat hukuman atas serangan ke UNIFIL. "Kali ini saya juga ragu apakah Israel bisa dihukum karena sudah membunuh tentara kita melukai tentara kita," sambungnya. Dina pun setuju jika prajurit TNI ditarik dari UNIFIL demi keselamatan mereka. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa insiden ini menjadi seharusnya menjadi pembelajaran bagi pemerintah. Terutama soal rencana pengiriman pasukan ke Gaza di bawah naungan Board of Peace (BoP) yang digagas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. "Ini harus dibatalkan jangan mengirim pasukan ke Gaza kalau situasinya masih seperti ini," pungkas Dina. (Tribun-Video.com) Program: Tribunnews On Focus Host: Agung Tri Laksono Editor Video: dharma aji yudhaningrat Uploader: Bintang Nur Rahman

Related Videos

More videos from TribunnewsWIKI Official