🔴 [LIVE] - detikSore: Menuju Indonesia Waktu Ketar-ketir?
Mar 4, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published3 months ago
Duration2:06:56
Video IDnpGal67j14I
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views374
Likes3
Comments0
Engagement Rate0.80%
Likes per 100 views0.80
Comments per 1K views0.00
Video Tags
Description
Belum sepekan sejak pecahnya serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran, Indonesia sudah mulai merasakan dampaknya. Dari lantai bursa, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi pertama Rabu (4/3) terpantau terus melemah. Mengutip detikFinance, indeks saham RI ini melemah bahkan sejak perdagangan Senin (2/3) kemarin.
Siang tadi, IHSG bahkan menyentuh angka 7.588,38 atau melemah dari sejak awal pembukaan level 7.869,37. Merangkum detikFinance berdasarkan data RTI, tercatat volume perdagangan IHSG sebesar 25 miliar dengan nilai transaksi sebanyak Rp 12,88 triliun. Adapun frekuensi saham yang dipergunakan hingga saat ini sebanyak 1.504.554 kali.
Terkait hal ini, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa (AB) Bursa Efek Indonesia (BEI), Irvan Susandy, mengamini jika kondisi tersebut dipengaruhi oleh panasnya situasi di Timur Tengah. Penutupan Selat Hormuz menjadi salah satu faktor pemicu gejolak pasar di Indonesia.
Untuk mengantisipasi penutupan Selat Hormuz yang merangsang gejolak harga minyak dunia tersebut, Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia mengatakan jika Indonesia memiliki cadangan minyak untuk 20 hari ke depan. Seperti ditulis detikFinance, hingga saat ini Indonesia masih mengimpor minyak sebanyak 1 juta barel per hari.
Ikuti terus ulasan mendalam berita-berita hangat detikcom dalam sehari yang disiarkan secara langsung langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok detikcom. Sampaikan komentar Anda melalui kolom live chat yang tersedia.
"Detik Sore, Nggak Cuma Hore-hore!"