Pangkas Bahan Baku Impor, Pengusaha Petrokimia Minta Gas Murah ke Pemerintah

May 14, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published2 weeks ago
Duration7:49
Video IDovXIOX73EeI
Languageid
CategoryPeople & Blogs
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views282
Likes3
Comments2
Engagement Rate1.77%
Likes per 100 views1.06
Comments per 1K views7.09

Description

Kian panasnya gejolak perang Timur Tengah hingga Rusia Vs Ukraina telah berdampak pada meningkatkan kekhawatiran industri petrokimia nasional. Ketua Umum Asosiasi Industri Penghasil Petrokimia Indonesia (AIPP), Hari Supriyadi mengatakan ketegangan geopolitik global setidaknya memberi 2 dampak utamanya. Dimana ketidakpastian pasokan bahan baku petrokimia di pasar global serta kenaikan harga bahan baku di tengah pelemahan nilai tukar Rupiah membuat Harga Pokok Produksi (HPP) melonjak. Ketergantungan industri petrokimia terhadap bahan baku impor ini memaksa dunia usaha untuk meningkatkan efisiensi agar dapat bertahan. Pelaku industri berharap dukungan pemerintah terhadap industri petrokimia untuk memaksimalkan penggunaan bahan baku dalam negeri, salah satunya pemanfaatan Natural Gasoline (Pentana Plus), namun harga jualnya masih cukup tinggi bagi industri sehingga diharapkan kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) juga bisa diterapkan pada industri pertokimia. Lalu seperti apa dampak dan strategi industri petrokimia hadapi dampak perang? Selengkapnya simak dialog Bunga Cinka dengan Ketua Umum Asosiasi Industri Penghasil Petrokimia Indonesia (AIPP), Hari Supriyadi dalam Manufacture Check, CNBC Indonesia (Senin, 11/05/2026) Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/ Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/ https://www.instagram.com/cuap_cuan/ Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT

Related Videos

More videos from CNBC Indonesia