Childfree: Tuntutan Zaman atau Pilihan Hidup? -Ust. Fauzil Adhim, S.Psi. & Arfilla Ahad Dori, M.Psi.
Aug 30, 2025•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published9 months ago
Duration2:08:51
Video IDqAkNDKoSTfY
Languageid
CategoryTravel & Events
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views117
Likes8
Comments1
Engagement Rate7.69%
Likes per 100 views6.84
Comments per 1K views8.55
Video Tags
Description
Assalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Kajian Parenting: "Childfree : Tuntutan Zaman atau Pilihan Hidup?"
📆 Hari: Jum`at, 29 Agustus 2025
⏰ Pukul : 19.45 - 21.00 WIB (ba'da Isya)
Sebagian besar komunitas child-free di internet mendefinisikan anggotanya sebagai orang yang secara sadar memutuskan untuk tidak pernah memiliki anak. Mereka mungkin menghadapi tantangan kesuburan atau masalah medis lainnya, atau terpengaruh oleh keadaan sosial, seperti tidak bertemu dengan pasangan pada waktu yang tepat.
Di tengah meningkatnya jumlah perempuan di Indonesia yang memilih untuk childfree karena berbagai alasan, seperti karier, kesehatan mental, dan kebebasan pribadi, data juga menunjukkan bahwa masih banyak pasangan yang terus berjuang untuk mendapatkan buah hati.
Hasil survei terbaru mengungkapkan bahwa 𝟭 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝟱 𝗽𝗮𝘀𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗜𝗻𝗱𝗼𝗻𝗲𝘀𝗶𝗮 𝗺𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗯𝗲𝗿𝗷𝘂𝗮𝗻𝗴 untuk mendapatkan kehamilan, menjadikan perjalanan ini sebagai tantangan tersendiri yang membutuhkan dukungan dan solusi tepat.
Lantas bagaimana syariat islam membahas tentang ini? Dan bagaiman perspektif dari sisi psikologi dan Kesehatan?
Ikuti kajian online parenting bertajuk "Trend Childfree" bersama jejak imani.
🎙️Bersama:
👤Narsum 1 : Ustadz Fauzil Adhim, S.Psi (Aktivis dan Pakar Parenting - Pembimbing Umrah jejak iman)
👤Narsum 2 : Ibu Arfilla Ahad Dori, M.Psi, Psikolog. (Psikolog Anak dan Keluarga, Founder @parentific, Jamaah Umrah jejak imani)
Semoga Allah Ta`ala menjadikan keluarga kita sakinah, mawaddah dan rahmah. Dan dimudahkan pintu rezeki untuk kita karena perantara anak–anak kita. Aamiin Allahumma Aamiin.
Salam takdzim,
Tim Khidmat jejak imani