Bos Lookman Djaja Bicara Soal Zero ODOL & KLBI 2025 hingga Investasi Teknologi Bisnis Logistik

Jun 11, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published1 month ago
Duration16:19
Video IDqG790QiHO5E
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views148
Likes3
Comments2
Engagement Rate3.38%
Likes per 100 views2.03
Comments per 1K views13.51

Description

Pemerintah RI bersiap menjalankan kebijakan zero Over Dimension Over Loading (ODOL) atau truk dengan dimensi dengan kelebihan dimensi dan muatan pada 1 Januari 2027. Menanggapi kebijakan truk ODOL, Direktur Utama PT Lookman Djaja Logistics, Kyatmaja Lookman menilai bahwa aturan yang sudah direncanakan sejak lama ditujukan untuk mewujudkan sistem transportasi logistik yang aman dan berkeselamatan. Meski demikian terdapat sejumlah tantangan penerapan aturan Zero ODOL terkait dampaknya pada kenaikan biaya transportasi sebesar 5-10%. Di sisi lain, industri logistik menyoroti perubahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang berdampak pada daya saing bisnis sektor logistik dan pergudangan. Dimana kebijakan ini mempengaruhi perhitungan perpajakan hingga perubahan kepengurusan izin yang akan mempersulit pelaku usaha. Dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis logistik, PT Lookman Djaja Logistics menerapkan sejumlah strategi untuk menopang pertumbuhan bisnis, termasuk mendorong transformasi teknologi digitalisasi lewat pemanfaatan Transportation Management System (TMS) hingga Internet of Things (IoT). Seperti apa strategi bisnis dan tantangan industri logistik RI? Selengkapnya simak dialog Bunga Cinka dengan Direktur Utama PT Lookman Djaja Logistics, Kyatmaja Lookman dalam Evening Up, CNBC Indonesia (Selasa, 11/05/2026) Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/ Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/ https://www.instagram.com/cuap_cuan/ Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT

Related Videos

More videos from CNBC Indonesia