Dugaan Kejahatan Struktural Polisi dalam Pemerasan Penonton DWP 2024 Asal Malaysia | Flash
Dec 27, 2024•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
PublishedDec 27, 2024
Duration1:43
Video IDqaYjjZddoWY
Languageid
CategoryPeople & Blogs
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views453
Likes19
Comments9
Engagement Rate6.18%
Likes per 100 views4.19
Comments per 1K views19.87
Video Tags
Description
Kasus pemerasan Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024 berujung mutasi puluhan polisi.
Di samping itu, ada kemungkinan kejahatan terstruktur dalam kasus ini
Ada 34 anggota Satuan Reserse Narkoba yang dimutasi.
Sepuluh di antara mereka adalah perwira menegah.
Mereka kini dalam pemeriksaan kasus pemerasan penonton DWP asal Malaysia.
Sepuluh perwira menengah itu terdiri dari tiga berpangkat Ajun Komisaris Besar
atau AKBP atau dua melati emas
dan tujuh Komisaris Polisi atau Kompol atau satu melati emas
Mereka dimutasi ke Pelayanan Masyarakat atau Yanma Polda Metro Jaya.
Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Polri menjelaskan
modus para polisi adalah dengan menyiapkan satu rekening khusus,
yang digunakan sebagai kantong penampungan uang hasil tindak pidana.
Total, komplotan polisi berhasil mengumpulkan Rp2,5 miliar dari 45 korban.
Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Chairul Anam
menyebut besarnya potensi pidana dalam kasus ini.
Ada kemungkinan kejahatan ini struktural, di mana komplotan polisi
saling berbagi peran dalam pemerasan.
Klaster pertama dalam struktur kejahatan ini adalah
mereka yang memberi perintah pemerasan.
Klaster kedua adalah polisi yang melaksanakan tugas pemerasan di lapangan.
--------------------------------------------------
Like and follow us on Facebook, Instagram and Twitter @asumsico
and also check our website http://asumsi.co