Mobil Goyang di Pantai Berkas Bengkulu Digerebek Satpol PP

Mar 5, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published3 months ago
Duration2:55
Video IDrTioli6miTU
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short

Performance Metrics

Views612
Likes6
Comments0
Engagement Rate0.98%
Likes per 100 views0.98
Comments per 1K views0.00

Description

Petugas gabungan menemukan sebuah mobil dalam kondisi mencurigakan saat melakukan patroli malam di kawasan Pantai Berkas, kota Bengkulu. Satuan gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Kota Bengkulu menggelar operasi penyakit masyarakat (Pekat) di sejumlah titik di Kota Bengkulu, Rabu (4/3/2026) malam. Petugas gabungan sekitar pukul 00.35 WIB, Kamis (5/3/2026) dini hari melihat satu unit mobil minibus terparkir di pinggir jalan. Petugas curiga karena mobil tersebut terlihat “bergoyang”. Petugas kemudian turun dan langsung memeriksa mobil tersebut. Di dalam mobil itu ditemukan sepasang kekasih dengan posisi perempuan duduk di sebelah kemudi mobil. Sementara posisi jok mobil di bagian kemudi dalam keadaan terbaring. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu, Sahat Marulitua Situmorang, mengatakan operasi tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan setelah banyak laporan masyarakat, baik melalui WhatsApp maupun media sosial. Warga mengeluhkan maraknya praktik prostitusi yang diduga menggunakan “aplikasi hijau”, serta peredaran minuman keras di sejumlah titik di Kota Bengkulu. “Kegiatan ini merupakan respons atas keresahan masyarakat. Pemerintah hadir bersama kepolisian dan TNI untuk memastikan rasa aman, tertib, dan nyaman bagi warga,” ungkap Sahat usai menggelar razia bersama TNI-Polri, Kamis (5/3/2026). Dalam operasi tersebut, petugas juga menemukan sejumlah pasangan yang berada di lokasi sepi, termasuk di kawasan pantai, yang diduga melakukan perbuatan asusila di dalam kendaraan. Selain itu, aparat turut menindak peredaran minuman keras tanpa izin yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Sahat menegaskan apabila dalam razia ditemukan anak di bawah umur, pemerintah akan mengembalikan kepada orang tua selama tidak ditemukan unsur tindak pidana. “Jika tidak membawa identitas, tentu kami harus memastikan anak-anak ini benar-benar kembali ke orang tuanya dengan selamat. Jangan sampai mereka tidak sampai ke rumah karena tidak memiliki identitas,” tutup Sahat. Baca Berita Lengkap : https://bengkulu.tribunnews.com/ Program: Mata Lokal Sumber Wartawan: Panji Destama Editor Video: Muhammad Maulana Ahmad Al H Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru. Baca berita di ------- http://bengkulu.tribunnews.com/ Follow Instagram --------- https://www.instagram.com/tribun_bengkulu/ Like fanspage --------- https://web.facebook.com/tribunbengkulu

Related Videos

More videos from Tribun Bengkulu