Lanjut Negosisasi atau Perang Lagi?Iran Balas Serangan AS di Tengah Pemakaman Khamenei
Jul 8, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published4 days ago
Duration11:37
Video IDrvdhsT6UuSo
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views21.5K
Likes0
Comments95
Engagement Rate0.44%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views4.41
Description
KOMPAS TV Militer Amerika Serikat meluncurkan serangan baru terhadap Iran, Rabu (8/7/2026) pagi, beberapa jam setelah tiga kapal dagang diserang di Selat Hormuz.
Serangan ini mengancam kesepakatan damai untuk mengakhiri pertempuran antara AS dan Iran.
Serangan baru diyakini akan menambah kesulitan negosiasi yang bertujuan untuk membuka kembali Selat Hormuz sepenuhnya, serta mengembalikan program nuklir Teheran yang disengketakan dan mencapai akhir negosiasi untuk perang yang diluncurkan 28 Februari.
Media Iran melaporkan 2 kota diserang yakni Bandar Abbas dan Qeshm.
Sementara itu, militer Amerika Serikat di bawah naungan Komando Pusat AS atau CENTCOM, mengunggah serangan ke Iran.
CENTCOM menyatakan AS mulai meluncurkan serangan kuat terhadap Iran dan menargetkan penghentian serangan Iran terhadap awak kapal kargo komersial yang merupakan warga sipil internasional.
CENTCOM mengatakan agresi yang ditujukan Iran tidak beralasan, berbahaya dan merupakan pelanggaran nyata terhadap gencatan senjata.
Iran dilaporkan langsung membalas serangan Amerika Serikat di Bandar Abbas dan Qeshm, apakah perdamaian masih berpeluang atau perang akan kembali berlanjut kita bahas bersama dosen di International Institute for Islamic Studies, Qasem Muhammadi di Iran dan Dosen Hubungan Internasional Universitas Airlangga, Mohammad Ayub Mirdad.
#iran #amerika #khamenei
Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini dan terlengkap, yuk subscribe channel YouTube Kompas TV Lampung!
Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: https://www.kompas.tv.