Dugaan 'Mark Up' Motor Listrik MBG, Siapa yang Terlibat? Mantan Ketua KPK dan Gerindra Buka Suara

Jun 14, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published1 month ago
Duration15:31
Video IDs3gQAIYOCWg
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views10.8K
Likes35
Comments24
Engagement Rate0.55%
Likes per 100 views0.32
Comments per 1K views2.22

Description

KOMPAS.TV - Setelah menetapkan tiga tersangka dalam kasus korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), Kejaksaan Agung kembali menetapkan satu tersangka dalam kasus korupsi MBG terkait pengadaan motor listrik. Dalam pemeriksaan, Kejaksaan Agung menemukan bukti bahwa pihak vendor menggelembungkan dana untuk setiap unit sepeda motor listrik. Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, menyebut pemerintah telah membayar proyek pengadaan dengan nilai anggaran mencapai lebih dari Rp1 triliun untuk lebih dari 21 ribu motor listrik. Namun, motor listrik tersebut masih dalam tahap perakitan. Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Charles Honoris, meminta pemerintah melakukan audit secara menyeluruh terkait tata kelola Program Makan Bergizi Gratis. Charles juga meminta pemerintah bersikap terbuka dan transparan mengenai proses penentuan titik SPPG atau dapur MBG. Dalam kasus korupsi MBG, mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, mengaku akan mengungkap 26 nama tokoh besar yang diduga terseret kasus korupsi tersebut. Sementara itu, Kepala BGN, Nanik S. Deyang, mengaku akan melakukan sejumlah efisiensi terhadap anggaran MBG. Lalu, bagaimana Kejaksaan mengungkap keterlibatan tokoh-tokoh selain pihak swasta saja? Kita bahas bersama mantan Ketua KPK, Abraham Samad, dan politikus Partai Gerindra, Kamrussamad. Content Creator: Shinta Millenia Sahabat Kompas TV Jawa Tengah! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Jawa Tengah, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.

Related Videos

More videos from KOMPASTV JAWA TENGAH