Gempa di Filipina terasa sampai Manado, BMKG: Berpotensi Tsunami
Jun 8, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published1 month ago
Duration0:43
Video IDsTSsb3TCAGo
Languageid
CategoryPeople & Blogs
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short
Performance Metrics
Views6.4K
Likes111
Comments0
Engagement Rate1.73%
Likes per 100 views1.73
Comments per 1K views0.00
Description
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami menyusul gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Pantai Selatan Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6) pukul 06.37 WIB.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5,80^\circ \text{ LU} dan 125,14^\circ \text{ BT}, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 244 kilometer arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 47 kilometer.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng," kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr. Wijayanto, S.T., M.Sc., dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
Dampak guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah Indonesia, meliputi Kota Morotai dan Halmahera Utara dengan skala intensitas IV MMI. Sementara di Kabupaten Gorontalo Utara dirasakan dengan skala intensitas III-IV MMI.
Guncangan dengan skala intensitas III MMI juga dilaporkan terasa di Batang Dua, Ternate, Halmahera Barat, Gorontalo, Halmahera Selatan, Halmahera Timur, Parigi Moutong, Manado, Minahasa, Palu, Bitung, Bolaang Mongondow Timur, dan Halmahera Tengah. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan akibat gempa tersebut.
#gempa #manado #filipina #bencanaalam #bmkg