Titah Prabowo, WAJIB DIDENGAR! TNI-Polri Harus Jadi Bestie Rakyat 🇮🇩
Feb 9, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published4 months ago
Duration1:17
Video IDscvxlHLCKNM
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeYouTube Short
Performance Metrics
Views3.5K
Likes72
Comments3
Engagement Rate2.13%
Likes per 100 views2.04
Comments per 1K views0.85
Video Tags
Description
Presiden Prabowo Subianto baru aja ngasih 'titah' spesial yang wajib didenger sama seluruh anggota TNI dan Polri. Simak nih!"
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memberikan arahan strategis kepada jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk terus menjaga dan memperkuat kepercayaan rakyat. Kepercayaan publik dinilai sebagai fondasi utama kekuatan bangsa sekaligus simbol sinergi kelembagaan dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, usai menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (9/2/2026).
Tito Karnavian menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menaruh perhatian besar pada postur pertahanan dan keamanan negara yang humanis namun tetap tegas. Menurut Presiden, legitimasi kekuatan aparat negara bersumber dari dukungan rakyat.
“Intinya, agar masing-masing memperkuat postur pertahanan. Ada hal yang sangat penting sekali disampaikan oleh Presiden, bahwa kekuatan bangsa ini terletak pada trust (kepercayaan) rakyat kepada negara. Jadi, TNI harus menjadi tentara rakyat, dan Polri harus menjadi polisi rakyat,” ujar Tito mengutip arahan Presiden.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional secara komprehensif. Langkah ini dinilai krusial untuk menciptakan ketertiban, kondusivitas wilayah, serta perlindungan maksimal bagi warga negara di tengah dinamika global dan domestik.
Tito menambahkan bahwa tantangan dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang terus bergerak menuntut kehadiran aparat negara yang solid. Stabilitas keamanan dipandang sebagai prasyarat mutlak agar agenda pembangunan nasional tidak terhambat.
“Ada arahan spesifik bagi Polri dan TNI untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta situasi geopolitik kita. Tujuannya agar pembangunan nasional bisa tetap berjalan dengan lancar. Saya kira itu poin yang paling utama,” tegas Tito.
Arahan Presiden ini menjadi manifestasi nyata dari komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa TNI dan Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga kedaulatan dan hukum, melainkan juga sebagai institusi yang dekat dan dipercaya oleh rakyat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.