Cegah Amerika Curi Uranium, Iran Sebar Ranjau dan Jebakan di Situs Nuklir Isfahan
Jun 14, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published3 weeks ago
Duration3:16
Video IDsg0zaFJwD5U
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views118
Likes0
Comments1
Engagement Rate0.85%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views8.47
Video Tags
Description
#rino
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
Video Editor : Rino Syahril
Iran dilaporkan mengambil langkah drastis untuk melindungi cadangan uranium yang sangat diperkaya dengan meruntuhkan terowongan dan memasang ranjau di kompleks nuklir Isfahan yang sebelumnya menjadi sasaran serangan udara.
Langkah ini diyakini sebagai upaya untuk menghalangi kemungkinan operasi Amerika Serikat dalam merebut material nuklir strategis tersebut.
Laporan yang diungkap CNN mengutip lima sumber yang memahami intelijen AS menyebutkan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, Teheran secara sengaja menutup akses menuju lokasi penyimpanan uranium yang diyakini terkubur di bawah kompleks nuklir Isfahan.
Tindakan tersebut membuat proses pengambilan kembali uranium menjadi jauh lebih sulit dan berbahaya, bahkan bagi Iran sendiri.
Situasi ini berbeda dengan fase awal konflik ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat mempertimbangkan operasi darat untuk menguasai persediaan nuklir Iran.
Nasib cadangan uranium yang diperkaya kini menjadi salah satu isu paling sensitif dalam pembahasan kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat guna mengakhiri konflik yang berkepanjangan.
Seorang mantan pejabat senior nuklir AS, Scott Roecker, menilai langkah Iran berpotensi menciptakan persoalan baru dalam proses verifikasi internasional.
Menurutnya, apabila perjanjian nantinya mewajibkan Iran memindahkan seluruh stok uranium ke lokasi terpusat untuk diperiksa dan dimusnahkan, maka Teheran harus mampu menunjukkan inventaris lengkap material tersebut.
Namun, kondisi terowongan yang telah diruntuhkan dan dipasangi ranjau membuka kemungkinan Iran mengklaim sebagian uranium tidak dapat lagi diakses.
Seorang pejabat Amerika Serikat mengungkapkan bahwa nota kesepahaman yang tengah dirancang bersama Iran mengarah pada penyerahan stok uranium yang sangat diperkaya kepada Washington.
Menurutnya, rancangan kesepakatan tersebut mengatur agar material nuklir dimusnahkan di lokasi penyimpanan sebelum akhirnya dipindahkan keluar negeri.
Langkah itu dianggap penting untuk memastikan Iran tidak lagi memiliki akses terhadap bahan yang berpotensi digunakan dalam pengembangan senjata nuklir.
Selama bertahun-tahun Iran membantah tuduhan bahwa program nuklirnya bertujuan mengembangkan senjata atom. Namun, negara tersebut diketahui telah memperkaya uranium hingga mendekati tingkat yang diperlukan untuk pembuatan bom nuklir.
Cadangan uranium berkadar tinggi itu diyakini tersimpan di jaringan terowongan bawah tanah di kawasan Isfahan, salah satu pusat aktivitas nuklir terpenting Iran.
Kekhawatiran mengenai keberadaan material tersebut juga disuarakan oleh pejabat militer Israel. Bulan lalu, seorang pejabat senior Israel menyebut kegagalan menyingkirkan uranium yang diperkaya dari lokasi penyimpanan akan menjadi "kegagalan besar" bagi operasi militer yang telah dilakukan.
Konfrontasi antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran terus berkembang sejak kampanye militer terhadap Teheran dimulai pada 28 Februari.
Operasi tersebut bertujuan melemahkan rezim Iran sekaligus menghancurkan kemampuan nuklir dan rudal balistiknya.
Iran merespons dengan meluncurkan serangan rudal dan pesawat nirawak ke berbagai target regional. Kelompok-kelompok sekutu Teheran di Irak, Yaman, dan Lebanon juga dilaporkan turut melakukan serangan.
Ketegangan semakin meningkat setelah Iran memblokade Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia.
Jangan lupa follow akun-akun sosial media TribunPekanbaru.com untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan updatenya:
YouTube: http://www.youtube.com/@tribunpekanbaruofficial
Facebook: https://www.facebook.com/tribunpekanbarufanspage
Saluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaLZdR04inolUp3tnz0Z
TikTok: https://www.tiktok.com/@tribunpekanbaru
Instagram: https://www.instagram.com/@tribunpekanbaru