Jubir Kementerian ESDM dan INDEF soal Dampak Penurunan Harga Minyak Dunia Terhadap Indonesia

Jun 15, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published1 month ago
Duration15:53
Video IDu8J8K0qyRbc
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views678
Likes0
Comments6
Engagement Rate0.88%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views8.85

Description

KOMPAS TV Meski harga minyak dunia mengalami penurunan pada perdagangan hari Jumat lalu, harga BBM nonsubsidi masih berada di level Rp16 ribu lebih per liter. Ekonom menilai, meski menjadi sinyal positif, diperlukan waktu untuk menurunkan harga BBM di dalam negeri. Harga minyak dunia turun sekitar 3 persen pada perdagangan Jumat atau menyentuh level terendah selama dua bulan terakhir. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Dipo Satria Ramli, mengatakan harga minyak dunia yang turun menjadi angin segar. Namun, kondisi tersebut masih bergantung pada tensi hubungan Amerika Serikat dengan Iran ke depan. Sementara untuk kondisi domestik, bukan berarti harga langsung bisa diturunkan. CORE Indonesia mencatat perlu waktu penyesuaian kembali untuk perhitungan transisi dan keputusan politik. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan kenaikan harga Pertamax atau BBM nonsubsidi saat ini sudah menyesuaikan dengan harga pasar yang ada. Menurut Bahlil, perhitungan tersebut telah dilakukan secara bijak. Meski demikian, Bahlil menegaskan pemerintah belum akan menaikkan harga BBM subsidi dan LPG. Harga minyak mentah dunia terkoreksi pada perdagangan 12 Juni 2026. Berdasarkan data Bloomberg, harga Brent Crude Oil menjadi 87 dolar AS 33 sen per barel, turun 3 dolar AS 5 sen atau melemah 3,37 persen. Penurunan ini terjadi setelah harga minyak sehari sebelumnya ditutup di level 90 dolar AS 38 sen per barel. Harga minyak mentah jatuh ke level terendah sejak awal meletusnya perang AS-Israel dengan Iran karena adanya tanda-tanda peningkatan aliran pasokan minyak melalui Selat Hormuz dan kemajuan menuju kesepakatan perdamaian sementara. Lantas, apakah penurunan harga minyak dunia akan berdampak ke Indonesia dan akankah BBM jenis Pertamax mengalami penyesuaian? Kita bahas bersama Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, dan Ekonom INDEF, Abra Talattov. #bbm #ekonomi #pertamax #minyakdunia Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini dan terlengkap, yuk subscribe channel YouTube Kompas TV Lampung! Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi video terbaru dari Kompas TV. Sahabat Kompas TV juga bisa memperoleh informasi terkini melalui website: https://www.kompas.tv.

Related Videos

More videos from KOMPASTV LAMPUNG