AS DIKURAS? DEAL ERA EMAS PRABOWO TANPA HARUS TUNDUK KE AS
Feb 20, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published4 months ago
Duration6:26
Video IDumhq2d88Xug
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views3.6K
Likes177
Comments41
Engagement Rate6.10%
Likes per 100 views4.95
Comments per 1K views11.47
Video Tags
Description
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi menandatangani perjanjian dagang bersejarah bertajuk Agreement on Reciprocal Trade di Washington DC pada Kamis (19/2/2026). Kesepakatan strategis ini mencetak pencapaian gemilang dengan disetujuinya 90 persen usulan Indonesia, yang mencakup komitmen investasi senilai USD 38,4 miliar serta pembebasan tarif (0%) bagi 1.819 produk ekspor nasional, termasuk kelapa sawit, kopi, kakao, tekstil, hingga komponen elektronik. Keberhasilan monumental ini tidak lepas dari kuatnya pendekatan diplomasi personal antara kedua kepala negara, yang sukses menempatkan Indonesia pada posisi tawar istimewa di tengah kehadiran belasan pemimpin negara lainnya.
Selain memperluas akses pasar ekspor yang diproyeksikan mampu menghidupkan kembali jutaan tenaga kerja di sektor industri padat karya, perjanjian ini juga dirancang untuk menjamin stabilitas harga pangan domestik melalui penyesuaian tarif impor bahan baku esensial. Pertemuan bilateral tersebut turut mengunci sejumlah agenda masif jangka panjang, di antaranya perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia hingga tahun 2061 dengan tambahan komitmen investasi USD 20 miliar, pengadaan armada pesawat komersial, serta kerja sama strategis di sektor energi dan teknologi digital. Kesepakatan komprehensif ini diharapkan menjadi fondasi yang sangat kokoh dalam menyambut era keemasan baru (a new golden age) bagi kemitraan ekonomi dan geopolitik antara Indonesia dan Amerika Serikat.