🔵Teheran Membara! Jemaah Iran Tuntut Pembalasan Atas Kematian Khamenei: Tak Ada Ampun!

Jul 12, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now

Video Overview

Video Details

Published1 week ago
Duration2:06:57
Video IDxIpMoM6dUgA
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views714
Likes8
Comments3
Engagement Rate1.54%
Likes per 100 views1.12
Comments per 1K views4.20

Description

Teheran Membara! Jemaah Iran Tuntut Pembalasan Atas Kematian Khamenei: Tak Ada Ampun! Imam Teheran, Mohammad-Hassan Aboutorabi Fard, memperingatkan Washington agar tidak melakukan intervensi di Selat Hormuz, seraya menuduh Amerika Serikat melanggar nota kesepahaman dengan Iran. Rekaman memperlihatkan para jemaah berkumpul untuk salat Jumat, mendengarkan khotbah, dan menyerukan 'pembalasan' atas kematian mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. "Pemerintahan Amerika, melalui tindakan sepihak dan serangan agresif, telah melanggar kerangka kesepahaman tersebut dan melakukan kejahatan perang yang nyata," tegas Aboutorabi. "Mekanisme kesepahaman itu didasarkan pada prinsip komitmen yang dibalas dengan komitmen; hari ini, Iran lebih tegas dan bertekad kuat dari sebelumnya dalam mempertahankan kepentingan nasional serta hak-hak sekutunya di kawasan ini," lanjutnya. Sang imam menyatakan bahwa Amerika Serikat tidak akan dibiarkan 'mencampuri urusan' Selat Hormuz dalam situasi apa pun. Ia juga mengatakan bahwa seruan pembalasan bukan sekadar slogan, melainkan "pernyataan yang lahir dari iman dan keyakinan; mereka yang tangannya berlumuran darah pemimpin umat Islam adalah penjahat yang dosanya takkan pernah diampuni." Seorang jemaah bernama Zahra Mohammadi menyerukan kepada masyarakat internasional untuk menentang "Amerika dan Israel yang haus darah serta Trump sang penjahat." "Kita harus menjadi—dan memang kita adalah serta akan terus menjadi—penuntut keadilan atas darah sang pemimpin, dan kita tidak akan membiarkan darahnya berlalu tanpa pembalasan," tambahnya. Khamenei dimakamkan di kota Mashhad pada Kamis malam, menyusul rangkaian prosesi pemakaman selama sepekan yang dihadiri oleh ribuan orang di seluruh Iran dan Irak. Teheran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei tewas dalam operasi militer gabungan AS-Israel yang menargetkan Iran pada 28 Februari. Putranya, Mojtaba Khamenei, kini telah mengambil alih posisi sebagai penerusnya. Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman pada 17 Juni, yang menetapkan gencatan senjata dan memulai putaran pertama perundingan di Swiss guna mencapai kesepakatan akhir. Sejak saat itu, kedua belah pihak saling menuduh telah melanggar kesepakatan tersebut. 🔵Teheran Membara! Jemaah Iran Tuntut Pembalasan Atas Kematian Khamenei: Tak Ada Ampun! 🔵Deklarasi Terbuka Ulama Iran Siapa pun yang Memiliki Rudal atau Drone untuk Targetkan Donald Trump 🔵Dihabisi sampai Tuntas! IRGC Bersumpah Balas Dendam Dahsyat atas Kematian Ali Khamenei ke AS-Israel #KrisisIran #AliKhamenei #TeheranMembara #Update2026 #KonflikTimurTengah #Geopolitik #PerangIran #KabarInternasional #TuntutBalas #TimurTengah #viory #DeklarasiUlamaIran #TargetkanDonaldTrump #RudalDanDroneIran #PolitikIran #DonaldTrump #BeritaTerkini #Geopolitik #TimurTengah #KeteganganMiliter #BeritaInternasional Editor Video: Andri Idra Uploader: SUBSCRIBE, SHARE, and COMMENT. Update info terkini via tribunbatam.id : http://tribunbatam.id/ Follow akun Instagram : https://www.instagram.com/tribunbatamdotcom/ Follow akun Twitter : https://twitter.com/tribunbatamku Follow dan like fanpage Facebook : https://www.facebook.com/redaksitribunbatam

Related Videos

More videos from TribunbatamID