🔴LIVE : Kondisi Siswa dan Guru Korban Atap Sekolah Ambrol di Sragen, Bupati Sebut Sudah Membaik
May 13, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published2 months ago
Duration55:45
Video IDxOIhDphKMsw
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views657
Likes2
Comments1
Engagement Rate0.46%
Likes per 100 views0.30
Comments per 1K views1.52
Description
TRIBUNSOLO.COM - Beberapa siswa Kelas 7 MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan Sragen dilarikan ke rumah sakit pasca atap ruang kelasnya ambruk saat kegiatan belajar mengajar (KBM) berjalan, Selasa (12/5/2026).
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas menjenguk para siswa dan guru yang menjadi korban atap kelas roboh di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.
Kepada awak media, Sigit membeberkan kondisi terkini para korban sudah membaik.
Dia mengatakan sudah ada yang pulang, namun masih ada yang menjalani rawat inap di rumah sakit.
“Guru sudah pulang dari rumah sakit, sedangkan siswanya ada 6 orang yang di RSUD Sragen sudah membaik,” kata Sigit saat ditemui awak wartawan di MTs Muhammadiyah 4 Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Rabu (13/5/2026).
Ia mengatakan kondisi terkini para siswa sudah terlihat membaik, bahkan ada yang sudah bisa diajak komunikasi.
Sebelumnya, kondisi para siswa dan guru pasca kejadian mengalami luka-luka.
“Sebelumnya pingsan, kini sudah siuman dan sudah bercakap-cakap dan guyon. Untuk pembiayaan pengobatan siswa dan guru di rumah sakit ditanggung Pemerintah Kabupaten Sragen,” pungkas dia.
Berdasarkan data dari PSC 119 Sukowati, Dinkes Kabupaten Sragen, kondisi masing-masing siswa dan guru ada yang mengalami luka maupun trauma yakni:
Siswa
- Bima Davila Fahrudin: sadar, hematoma pada kepala, nyeri kaki kanan, lemas.
- Mikel Fahmi El Aliim: sadar, lecet kepala kiri, lecet tangan kiri, nyeri kaki kanan dan kiri.
- Hafsah Aflaha: sadar, hematoma pada dahi, lecet tungkai bawah kaki kiri.
- Wahyu Ajis Saputra: sadar, hematoma kepala belakang, lecet jari tangan kiri.
- Bagus Budiarto: sadar, pusing, hematoma dahi, fraktur terbuka tungkai bawah kaki kanan.
- Natalia Nabila: sadar, sesak napas dan gelisah.
- Khaila Jesica Putri: sadar, benjolan kepala depan, lecet kepala depan, bibir atas, pergelangan tangan kiri, nyeri kaki kiri.
Guru
Eka Nurul Ismiyati: sadar, syok dan lemas. (*)
SUMBER:
https://solo.tribunnews.com/solo-raya/342238/kondisi-siswa-dan-guru-korban-atap-sekolah-ambrol-di-sragen-bupati-sebut-sudah-membaik