MAKI Ungkap Ratusan SPPG Milik Pejabat BGN #beritasatu

Jun 11, 2026Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3Updated Just now
BeritaSatu
BeritaSatu

3.4M subscribers

View Channel

Video Overview

Video Details

Published1 month ago
Duration6:41
Video IDxpOcGQdhAwU
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video

Performance Metrics

Views3.5K
Likes45
Comments31
Engagement Rate2.16%
Likes per 100 views1.28
Comments per 1K views8.81

Description

Program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG), kini tengah diterpa berbagai polemik. Mulai dari aksi protes sejumlah pengelola dapur MBG di berbagai daerah hingga munculnya dugaan penyimpangan tata kelola dan aliran dana yang menjadi sorotan publik. Isu tersebut memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: sejauh mana dugaan korupsi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini terjadi, serta siapa saja pihak yang berpotensi terlibat dalam praktik yang merugikan negara tersebut? Menanggapi hal itu, Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menegaskan bahwa negara modern harus dikelola dengan sistem dan manajemen yang modern pula. Menurutnya, terdapat prinsip penting yang harus dijaga, yakni pemisahan yang jelas antara regulator dan operator untuk mencegah konflik kepentingan. "Regulator harus memastikan tidak terjadi konflik kepentingan. Jika regulator memiliki afiliasi dengan dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), itu sudah merupakan persoalan. Apalagi jika regulator tersebut diduga turut memperoleh manfaat dari operasional dapur umum yang diawasi," kata Boyamin. Boyamin juga menyoroti mekanisme pemberian insentif dalam program MBG. Berdasarkan ketentuan awal, insentif sebesar Rp6.000.000 diberikan kepada dapur yang melayani 3.000 siswa. Namun, dalam perkembangannya, terdapat dugaan perubahan kebijakan sehingga dapur yang melayani sekitar 2.000 siswa bahkan di bawahnya tetap menerima insentif dengan nilai yang sama. Menurut Boyamin, kondisi tersebut menimbulkan kecurigaan adanya dapur-dapur MBG yang memiliki afiliasi dengan oknum tertentu di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN). Meski tidak memenuhi target layanan 3.000 siswa, dapur-dapur tersebut diduga tetap memperoleh insentif sebesar Rp6.000.000 per hari. Sementara itu, seperti yang pernah disampaikan Kepala BGN saat itu, Dadan Hindayana, dana sebesar Rp6.000.000 per hari bukan merupakan anggaran pembangunan yang bersumber dari APBN. Dana tersebut disebut sebagai bagian dari mekanisme pembayaran layanan kepada SPPG yang telah beroperasi dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. #MakanBergiziGratis #MBG #BadanGiziNasional #BGN #DadanHindayana #BoyaminSaiman #MAKI #DugaanKorupsiMBG #Korupsi #ProgramMBG #SPPG #ProgramPemerintah #Beritasatu #SaatnyaMajuBersama Pastikan kamu subscribe dan aktifkan juga tombol lonceng untuk mendapatkan notifikasi video terbaru dari BeritaSatu. --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Kunjungi juga social media channel kami : Official Website: https://www.beritasatu.com Whatsapp : https://whatsapp.com/channel/0029Vb2lVmJJJhzSSEkLN30K Twitter : https://twitter.com/Beritasatu Facebook : https://www.facebook.com/beritasatu/ Instagram : https://www.instagram.com/beritasatu/ Tiktok : https://www.tiktok.com/@beritasatuofficial __________________________________________________________________________________

Related Videos

More videos from BeritaSatu