Arab Saudi Desak Penghentian Perang, Dukung Mediasi Pakistan–Qatar
Jun 13, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published4 days ago
Duration2:09
Video IDyX60T5ClWps
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views1.3K
Likes0
Comments0
Engagement Rate0.00%
Likes per 100 views0.00
Comments per 1K views0.00
Video Tags
Description
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
Arab Saudi Desak Penghentian Perang, Dukung Mediasi Pakistan–Qatar
Arab Saudi menyerukan agar seluruh pihak yang terlibat dalam konflik Timur Tengah segera menghentikan aksi militer dan kembali ke jalur diplomasi.
Seruan ini disampaikan setelah serangan semalam yang diklaim dilakukan Iran menyasar Bahrain, Yordania, dan Kuwait, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan.
Dalam pernyataan resminya pada Kamis (11/6/2026), Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam eskalasi kekerasan tersebut dan mengingatkan kalau situasi saat ini dapat menyeret kawasan ke konflik yang lebih besar dan sulit dikendalikan.
Riyadh juga secara terbuka mendukung upaya mediasi yang dipimpin Pakistan dan Qatar untuk menghentikan perang yang semakin meluas di Timur Tengah.
"Kerajaan menyerukan deeskalasi dan pengendalian diri secara maksimal. Kami mengajak semua pihak mengutamakan kebijaksanaan dengan kembali ke jalur diplomasi dan melanjutkan perundingan yang dimediasi Pakistan serta didukung oleh Qatar," demikian isi pernyataan tersebut.
Dukungan Arab Saudi terhadap Pakistan dan Qatar menunjukkan adanya upaya bersama dari negara-negara di kawasan untuk mencegah konflik berubah menjadi perang terbuka yang melibatkan lebih banyak negara.
Pakistan dan Qatar dinilai memiliki posisi yang relatif strategis karena tetap menjaga komunikasi dengan Iran maupun sejumlah negara Arab lainnya, sehingga dianggap dapat menjadi jembatan dialog di tengah situasi yang sangat sensitif.
Berdasarkan informasi diplomatik yang berkembang, kerangka mediasi yang ditawarkan berfokus pada tiga langkah utama.
Pertama, menghentikan seluruh aksi militer, termasuk serangan rudal dan drone lintas negara.
Kedua, membuka kembali jalur komunikasi diplomatik guna membahas persoalan yang menjadi akar konflik.
Editor : Disa Aryandi
SIMAK MEDSOS Pos Belitung. Klik Link Dibawah Ini !!!
https://belitung.tribunnews.com/
https://www.facebook.com/posbelitung/
https://www.facebook.com/belitungtribunnews/
https://www.instagram.com/posbelitung/
https://www.tiktok.com/@posbelitung1