Ramalan Prof Sach P Purbaya Tepat Trump Gak Nyana Malah Krisis Bensin Iran Kuat,400Jt Barel Dilepas
Mar 12, 2026•Channel
AI Analysis
Data from YouTube Data API v3•Updated Just now
Video Overview
Video Details
Published3 months ago
Duration14:17
Video IDyifPcMyDJ2E
Languageid
CategoryNews & Politics
PrivacyPublic
Made for KidsNo
Video TypeRegular Video
Performance Metrics
Views53.1K
Likes854
Comments108
Engagement Rate1.81%
Likes per 100 views1.61
Comments per 1K views2.04
Video Tags
#reaksi purbaya hadapi kenaikan minyak dunia terbaru 2026#ramalan menkeu prabowo soal minyak dunia 2026#reaksi profesor danantara soal minyak hormuz#efek penutupan selat hormuz terbaru 2026#reaksi purbaya as iea lepas cadangan minyak#inti channel terbaru#ramalan prof sach p purbaya tepat trump gak nyangka malah kecekik bbm iran kuat#400jt barel dilepas#prediksi purbaya soal iran as israel 2026#analisis haas kapan hormuz selesai#reaksi purbaya minyak as naik#inti channel
Description
Setelah beberapa hari berjalan tak ada perubahan berarti menunjukkan ramalan Prof Sachs Pak Purbaya tepat dimana Presiden Trump gak nyangka malah kecekik harga Bbm karena Iran kuat menutup selat Hormuz hingga membuat 400 juta barel dilepas oleh Iea karena desakan As Eropa akibat naiknya harga bensin Bbm hingga dua puluh persen dalam sekejap saja..itupun hanya mampu menahan kebutuhan selama 40 hari sebab lebih dari 10 juta barel minyak mentah yang harusnya keluar dari Hormus tertahan.. fakta tersebut cocok dengan ramalan Profesor Jeffrey Sachs penasehat danantara yang mengatakan jika As kurang persiapkan industrinya dalam menghadapi Iran hal ini membuat sebuah situasi jadi paradox dimana As eksportir Minyak tapi akhirnya malah kesulitan BBM hingga harganya di spbu mereka melonjak drastis selain itu Menkeu Purbaya sendiri meramal perang Iran As Israel tak harus disikapi terbur merubah Apbn ia meminta semua menanti hingga dua atau tiga bulan karena ia sudah meramalkan sesuatu yang naik cepat akan turun cepat hal ini jika di analisis dengan keadaan minyak dunia hari ini memang tepat dimana minyak sempat turun saat IEA menyatakan akan segera melepaskan 400juta barel ke negara Anggotanya sekaligus menjaga agar lonjakan harga Gasolin atau Bbm tak semakin tinggi
Kenyataan ini juga memperjelas kenapa Presiden AS Donald Trump mengeluarkan sinyal ambigu terkait situasi di Iran serta Hormuz yang menunjukkan Ramalan Prof Sach P Purbaya Tepat Trump Gak Nyangka Malah Kecekik BBM Iran Kuat,400Jt Barel Dilepas karena terdesak akibat penutupan selat Hormuz serta rusaknya kilang negara teluk yang semakin memperparah kenaikan harga minyak dunia, IEA sendiri adalah bagian dari OECD dimana Indonesia jadi membernya karena itu Presiden Prabowo harus berkerja cepat ikut mendapatkan pasokan tersebut karena diperkirakan stok minyak tersebut hanya cukup untuk 40 hari saja yang artinya endurance eskalasi akan berakhir di situ jika tak ada tambahan pasokan Heavy Crude oil sendiri..